The Solitary Gourmet (2024)
Nonton The Solitary Gourmet (2024) menghadirkan petualangan kuliner Jepang yang mengikuti Goro Inogashira dalam perjalanan mencari sebuah rasa dari masa lalu. Dibintangi sekaligus disutradarai Yutaka Matsushige, film ini membawa Goro dari Paris menuju berbagai tempat di Asia untuk menemukan resep sup yang pernah dinikmati seorang pria ketika masih kecil.
nonton The Solitary Gourmet (2024)
The Solitary Gourmet merupakan film comedy drama Jepang yang pertama kali diputar pada 2024 sebelum dirilis secara luas di Jepang pada 10 Januari 2025. Film berdurasi sekitar 110 menit ini menjadi debut penyutradaraan film panjang Yutaka Matsushige, yang juga menulis skenario bersama Yoshihiro Taguchi.
Yutaka Matsushige kembali memerankan Goro Inogashira, karakter yang telah ia bawakan selama bertahun-tahun dalam serial televisi Kodoku no Gourmet. Film ini memperluas dunia serial dengan membawa perjalanan kuliner Goro ke Prancis, Jepang, dan Korea Selatan.
Goro Inogashira Mendapat Permintaan dari Paris
Cerita dimulai ketika Goro menerima pesan dari putri seorang kenalan lamanya dan kemudian melakukan perjalanan ke Paris. Di sana, ia bertemu seorang pria lanjut usia yang memiliki sebuah keinginan sederhana tetapi sulit diwujudkan.
Pria tersebut ingin kembali mencicipi sup tertentu yang pernah dimakannya ketika masih kecil. Karena informasi mengenai makanan itu sangat terbatas, Goro harus menggunakan naluri serta pengalamannya untuk mencari tahu jenis sup yang sebenarnya dimaksud.
Pencarian Sup Membawa Goro ke Banyak Tempat
Permintaan tersebut berkembang menjadi perjalanan panjang yang jauh lebih rumit daripada yang dibayangkan Goro. Pencariannya membawa ia keluar dari Prancis dan kembali menjelajahi berbagai wilayah di Asia untuk menemukan bahan, rasa, serta petunjuk yang mungkin berhubungan dengan sup tersebut.
Perjalanan Goro mencakup Prancis, Nagasaki, Korea Selatan, hingga Tokyo. Struktur road movie ini memberikan kesempatan bagi film untuk menampilkan lebih banyak makanan dan budaya dibandingkan formula serial televisinya yang biasanya berfokus pada satu wilayah dalam setiap episode.
Perjalanan Tidak Berjalan Sesuai Rencana
Seperti yang sering terjadi dalam kisah Goro, urusan sederhana dapat berkembang menjadi pengalaman tidak terduga. Dalam perjalanan mencari bahan yang dibutuhkan, ia menghadapi badai hingga akhirnya terdampar di sebuah pulau di Korea Selatan.
Situasi tersebut bahkan membawanya ke dalam masalah terkait masuk ke wilayah asing secara tidak sengaja. Namun, rasa lapar tetap menjadi salah satu hal yang selalu mendorong Goro untuk mencari makanan, bahkan ketika dirinya sedang menghadapi masalah yang lebih besar.
Yutaka Matsushige sebagai Goro Inogashira
Yutaka Matsushige kembali menjadi pusat cerita sebagai Goro, seorang pedagang barang impor yang sering bepergian untuk urusan pekerjaan. Salah satu kebiasaan khasnya adalah mencari restoran ketika lapar dan menikmati makanan seorang diri sambil memberikan komentar melalui monolog batin.
Dalam versi film, Matsushige mengambil tanggung jawab lebih besar karena tidak hanya menjadi pemeran utama. Ia juga menjadi sutradara dan ikut menulis skenario, menjadikan proyek ini sebagai karya yang sangat dekat dengan karakter yang telah dibawakannya selama lebih dari satu dekade.
Pemeran dari Jepang dan Korea Selatan
Selain Yutaka Matsushige, film ini menampilkan Yuki Uchida, Hayato Isomura, Yua Shinkawa, Sansei Shiomi, Anne Watanabe, Joe Odagiri, Kenichi Endo, serta Yoo Jae-myung. Kehadiran pemeran dari beberapa negara mendukung cerita yang memang bergerak melintasi berbagai lokasi.
Karakter-karakter baru yang ditemui Goro memberikan warna berbeda pada perjalanannya. Sebagian membantu pencarian sup, sementara lainnya muncul ketika Goro terseret ke dalam berbagai situasi yang sama sekali tidak pernah ia rencanakan.
Adaptasi Layar Lebar dari Serial Kuliner Populer
The Solitary Gourmet berakar dari manga karya Masayuki Kusumi dan Jiro Taniguchi yang kemudian berkembang menjadi serial televisi populer di Jepang. Serial tersebut dikenal karena konsep sederhana: Goro bepergian untuk bekerja, merasa lapar, menemukan restoran, lalu menikmati makanan dengan sangat serius.
Film mempertahankan kesederhanaan tersebut tetapi memberikan skala cerita lebih besar. Elemen petualangan, perjalanan internasional, dan pencarian sebuah resep membuat pengalaman Goro terasa lebih cocok untuk format layar lebar tanpa meninggalkan daya tarik kulinernya.
Kuliner Tetap Menjadi Daya Tarik Utama
Meskipun memiliki cerita perjalanan yang lebih luas, makanan tetap menjadi pusat The Solitary Gourmet. Penonton dapat melihat bagaimana Goro memperhatikan aroma, tekstur, bahan, dan kombinasi rasa dari berbagai hidangan yang ditemuinya.
Cara Goro menikmati makanan memberikan film suasana hangat sekaligus humor ringan. Bahkan ketika menghadapi masalah, momen makan tetap menjadi kesempatan baginya untuk berhenti sejenak dan menikmati pengalaman sederhana yang menjadi ciri khas franchise ini.
Petualangan Kuliner yang Ringan dan Menghibur
The Solitary Gourmet cocok bagi penonton yang menyukai film Jepang bertema makanan, perjalanan, dan kehidupan sehari-hari. Ceritanya tidak membutuhkan konflik besar untuk tetap menarik karena kekuatan utama film berada pada karakter Goro, makanan yang ditemuinya, serta berbagai orang yang hadir sepanjang perjalanan.
Bagi penonton yang penasaran apakah Goro akhirnya berhasil menemukan sup yang dicari dan makanan apa saja yang ia temui sepanjang perjalanan dari Prancis hingga Asia, film ini menawarkan petualangan kuliner yang santai dan menghibur. Untuk mengikuti kisah Goro secara lengkap, kunjungi halaman nonton The Solitary Gourmet (2024).
