Choir of God (2025)
Nonton Choir of God (2025) menghadirkan drama musikal Korea Selatan dengan latar Korea Utara, ketika pemerintah berusaha memperoleh bantuan internasional melalui sebuah proyek keagamaan yang sebenarnya dibangun sebagai propaganda. Dari rencana membentuk kelompok pujian palsu, cerita berkembang menjadi kisah tentang musik, keyakinan, pengawasan negara, dan orang-orang biasa yang justru menemukan makna berbeda dari tugas yang diberikan kepada mereka.
nonton Choir of God (2025)
Choir of God merupakan film drama musikal Korea Selatan tahun 2025 yang disutradarai Kim Hyung-hyup. Film berdurasi sekitar 110 menit ini diproduksi oleh Studio Target dan dirilis di Korea Selatan pada 31 Desember 2025.
Park Si-hoo, Jeong Jin-woon, Tae Hang-ho, Seo Dong-won, Yoon Je-moon, dan Ki Joo-bong termasuk dalam jajaran pemeran utamanya. Film menggunakan musik sebagai bagian penting dari konflik politik sekaligus perkembangan karakter.
Korea Utara Membutuhkan Bantuan Internasional
Cerita dimulai ketika Korea Utara menghadapi tekanan ekonomi akibat sanksi internasional. Pemerintah melihat peluang memperoleh bantuan sekitar 200 juta dolar dari sebuah organisasi internasional dengan syarat pembangunan dua gereja di Pyongyang.
Bagi pejabat negara, tawaran tersebut bukan persoalan keyakinan, melainkan kesempatan mendapatkan sumber dana baru. Dari sinilah rencana membentuk sebuah kelompok pujian yang sepenuhnya dikendalikan negara mulai dijalankan.
Park Gyo-sun Mendapat Tugas Membentuk Paduan Suara
Park Si-hoo memerankan Park Gyo-sun, seorang pejabat yang menjadi tokoh penting dalam pembentukan kelompok tersebut. Ia harus mengumpulkan orang-orang dengan latar belakang berbeda dan membuat mereka terlihat seperti kelompok religius yang meyakinkan di hadapan pihak internasional.
Tugas yang awalnya tampak administratif perlahan menjadi jauh lebih rumit. Para anggota yang direkrut tidak semuanya memiliki kemampuan profesional, sehingga latihan berubah menjadi proses panjang yang dipenuhi konflik dan situasi komedi.
Kelompok Palsu Berubah Menjadi Sesuatu yang Nyata
Film memperlihatkan ironi besar ketika kelompok yang dibentuk hanya untuk tujuan propaganda mulai menemukan ikatan nyata melalui musik. Latihan, kegagalan, dan pengalaman bersama membuat mereka semakin dekat meskipun awalnya tidak memiliki tujuan pribadi yang sama.
Situasi menjadi semakin menarik ketika beberapa anggota ternyata memiliki hubungan dengan komunitas keagamaan bawah tanah. Hal tersebut membuat keberadaan mereka jauh lebih berbahaya jika diketahui oleh aparat keamanan.
Jeong Jin-woon sebagai Captain Kim
Jeong Jin-woon tampil sebagai Captain Kim, seorang karakter militer yang terlibat dalam pengawasan proyek tersebut. Kehadirannya memperkuat unsur tekanan politik karena setiap aktivitas kelompok pada dasarnya tetap berada di bawah kontrol aparat negara.
Captain Kim menjadi representasi dari sistem yang selalu mengawasi tindakan individu. Dalam cerita yang banyak menggunakan musik dan humor, karakter ini menjaga ketegangan tetap terasa karena konsekuensi dari kesalahan dapat menjadi sangat serius.
Yoon Je-moon dan Struktur Kekuasaan
Yoon Je-moon memerankan seorang pejabat senior keamanan yang berkaitan dengan keputusan besar mengenai kelompok tersebut. Bersama karakter lain dari institusi negara, ia memperlihatkan bagaimana kebijakan politik dapat menentukan kehidupan orang-orang biasa.
Ketika proyek mulai berkembang, pertanyaan mengenai siapa yang sebenarnya mengendalikan situasi menjadi semakin penting. Setiap keberhasilan dapat membawa keuntungan politik, tetapi setiap penyimpangan juga dapat dianggap sebagai ancaman terhadap negara.
Musik Menjadi Jalan untuk Menemukan Kebebasan
Salah satu tema utama Choir of God adalah bagaimana musik dapat menciptakan hubungan di antara orang-orang yang awalnya hanya dipertemukan karena perintah. Lagu dan latihan menjadi ruang kecil tempat karakter dapat mengekspresikan sesuatu yang tidak dapat mereka sampaikan secara terbuka.
Film menggunakan perbedaan antara tujuan resmi pemerintah dan pengalaman pribadi para anggota sebagai sumber drama. Semakin mereka memahami makna lagu yang dibawakan, semakin sulit mempertahankan batas antara pertunjukan palsu dan keyakinan nyata.
Drama, Komedi, dan Musical dalam Satu Cerita
Walaupun latarnya berhubungan dengan politik dan pengawasan negara, Choir of God tidak sepenuhnya bergerak sebagai thriller serius. Film juga menggunakan humor dari proses pembentukan kelompok yang terdiri dari orang-orang dengan kemampuan dan kepribadian berbeda.
Kombinasi tersebut membuat cerita lebih mudah diikuti tanpa menghilangkan kritik sosialnya. Adegan latihan dapat terasa lucu, tetapi selalu ada kesadaran bahwa para karakter hidup dalam sistem yang dapat menghukum mereka jika dianggap menyimpang.
Produksi Korea Selatan dengan Latar Korea Utara
Choir of God diproduksi oleh Studio Target dengan Kim Hyung-hyup sebagai sutradara dan Park Min-woo sebagai sinematografer. Distribusi domestiknya ditangani CJ CGV, sementara penjualan internasional berada di bawah KT StudioGenie.
Film juga mendapatkan perhatian cukup besar di pasar domestik. Data KOFIC mencatat lebih dari 1,45 juta penonton bioskop Korea Selatan hingga awal September 2026.
Film tentang Propaganda dan Kemanusiaan
Choir of God cocok bagi penonton yang menyukai drama Korea dengan latar politik, musik, konflik ideologi, dan hubungan antarmanusia. Ceritanya menarik karena kelompok yang awalnya hanya dibentuk sebagai alat propaganda perlahan berkembang menjadi ruang tempat karakter menemukan persahabatan dan keberanian.
Bagi penonton yang ingin mengetahui bagaimana sebuah paduan suara palsu dapat berubah menjadi ancaman bagi sistem yang menciptakannya, film ini menawarkan kombinasi drama, humor, dan musik dengan tema yang cukup berbeda. Untuk mengikuti kisahnya secara lengkap, kunjungi halaman nonton Choir of God (2025).
