The Shrouds (2024)
Nonton The Shrouds (2024) menghadirkan perpaduan drama, science fiction, thriller, dan body horror melalui kisah seorang pria yang tidak mampu melepaskan kepergian istrinya. Disutradarai David Cronenberg, film ini mengeksplorasi duka, kematian, teknologi, dan obsesi melalui sebuah sistem pemakaman futuristik bernama GraveTech.
nonton The Shrouds (2024)
The Shrouds (2024) berpusat pada Karsh, seorang pengusaha sukses berusia sekitar 50 tahun yang masih sangat terpukul setelah kematian istrinya, Becca. Rasa kehilangan tersebut mendorong Karsh menciptakan sebuah teknologi kontroversial yang memungkinkan orang hidup memantau jenazah orang terkasih dari dalam makam.
Teknologi itu dikenal sebagai GraveTech dan menjadi bagian penting dari bisnis pemakaman futuristik milik Karsh. Melalui sistem tersebut, pengguna dapat melihat kondisi tubuh orang yang telah meninggal dengan bantuan teknologi digital.
GraveTech Mengubah Cara Manusia Menghadapi Kematian
GraveTech menjadi salah satu konsep paling unik dalam film karena menawarkan hubungan baru antara manusia dan kematian. Alih-alih hanya mengunjungi makam, keluarga dapat melihat proses perubahan tubuh orang yang telah meninggal melalui perangkat digital.
Bagi Karsh, teknologi tersebut mempunyai makna sangat personal karena membuatnya merasa masih dekat dengan Becca. Namun hubungan yang terus dipertahankan melalui teknologi juga memperlihatkan betapa sulitnya ia menerima kehilangan.
Vandalisme di Pemakaman Memulai Misteri
Konflik utama dimulai ketika beberapa makam di fasilitas GraveTech dirusak pada suatu malam. Salah satu makam yang menjadi sasaran adalah makam Becca, membuat Karsh yakin bahwa kejadian tersebut bukan sekadar vandalisme biasa.
Ia kemudian mulai mencari siapa yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Penyelidikan perlahan berkembang menjadi cerita yang melibatkan teori konspirasi, teknologi, hubungan pribadi, dan berbagai pihak dengan kepentingan berbeda.
Karsh Mulai Mencurigai Konspirasi Besar
Ketika mencoba memahami alasan di balik serangan terhadap GraveTech, Karsh menemukan berbagai petunjuk yang membuat situasi semakin rumit. Ia mulai mempertanyakan apakah ada kepentingan politik, bisnis, medis, atau intelijen di balik kejadian tersebut.
Film kemudian menggunakan misteri tersebut sebagai jalan untuk mengeksplorasi paranoia dan ketidakpastian. Karsh semakin sulit menentukan mana informasi yang dapat dipercaya dan mana yang hanya muncul dari rasa kehilangan serta obsesinya sendiri.
Diane Kruger Memainkan Beberapa Karakter
Diane Kruger memainkan Becca, mendiang istri Karsh, sekaligus Terry yang merupakan saudara kembar Becca. Ia juga tampil dalam bentuk avatar digital bernama Hunny, membuat kehadirannya terus terasa meskipun Becca sendiri telah meninggal.
Pemilihan satu aktris untuk beberapa peran memperkuat tema mengenai ingatan dan identitas. Karsh terus menemukan bayangan istrinya melalui manusia, teknologi, dan kenangan yang membuat proses menerima kematian menjadi semakin sulit.
Vincent Cassel sebagai Karsh
Vincent Cassel memerankan Karsh dan menjadi pusat perjalanan emosional film. Karakternya digambarkan sebagai pengusaha cerdas yang mampu menciptakan teknologi revolusioner tetapi tetap tidak mampu menyelesaikan masalah paling pribadi dalam hidupnya.
David Cronenberg menyebut The Shrouds sebagai proyek yang sangat personal dan sebagian idenya berhubungan dengan pengalaman kehilangan istrinya sendiri. Karsh kemudian menjadi salah satu cara sang sutradara mengeksplorasi rasa duka melalui bahasa science fiction dan body horror.
Guy Pearce dan Pemeran The Shrouds
Guy Pearce tampil sebagai Maury, mantan saudara ipar Karsh yang mempunyai kemampuan di bidang teknologi dan kemudian ikut terlibat dalam penyelidikan. Sandrine Holt memerankan Soo-Min, karakter lain yang menjadi bagian dari jaringan hubungan dan konflik di sekitar Karsh.
Jajaran pemeran lainnya mencakup Elizabeth Saunders dan Jennifer Dale. Interaksi para karakter membantu membawa cerita keluar dari persoalan pribadi Karsh menuju misteri yang lebih luas mengenai teknologi dan pihak yang mencoba mengganggu bisnis GraveTech.
David Cronenberg Kembali ke Tema Body Horror
The Shrouds ditulis dan disutradarai David Cronenberg, filmmaker Kanada yang telah lama dikenal melalui karya seperti Videodrome, The Fly, dan Crash. Dalam film ini, ia kembali mengeksplorasi hubungan antara tubuh manusia dan teknologi.
Namun body horror di sini tidak hanya digunakan untuk menciptakan rasa takut. Proses pembusukan tubuh menjadi bagian dari refleksi mengenai kematian, cinta, dan keinginan manusia mempertahankan hubungan dengan seseorang yang sudah tidak ada.
Musik Howard Shore dan Tim Produksi
Howard Shore menangani musik film dan kembali berkolaborasi dengan Cronenberg setelah bekerja bersama dalam banyak proyek sebelumnya. Douglas Koch menjadi director of photography, Christopher Donaldson menangani penyuntingan, dan Carol Spier bertindak sebagai production designer.
The Shrouds merupakan produksi bersama Kanada dan Prancis yang melibatkan SBS Productions, Prospero Pictures, dan Saint Laurent Productions. Durasi film tercatat sekitar 116 hingga 120 menit, tergantung sumber dan versi distribusi.
Perjalanan The Shrouds di Cannes 2024
The Shrouds melakukan premiere di Festival de Cannes pada Mei 2024 dan masuk dalam kompetisi utama untuk Palme d’Or. Kehadirannya di festival tersebut menempatkan film ini sebagai salah satu karya utama Cronenberg pada periode terbaru kariernya.
Walaupun diproduksi dan pertama kali diputar pada 2024, perilisan komersial di sejumlah wilayah berlangsung pada 2025. Hal tersebut menjelaskan mengapa beberapa halaman dan katalog menampilkan film ini menggunakan tahun 2025 meskipun tahun produksi resminya adalah 2024.
Alasan The Shrouds Menarik untuk Ditonton
Daya tarik utama The Shrouds berada pada konsep teknologi yang sangat tidak biasa dan cara film menggunakannya untuk membicarakan rasa kehilangan. Alih-alih memberikan jawaban sederhana mengenai kematian, Cronenberg mempertanyakan apakah teknologi benar-benar membantu manusia berduka atau justru membuat mereka semakin sulit melepaskan masa lalu.
Bagi penonton yang menyukai sci-fi psikologis, body horror, misteri konspirasi, dan film dengan tema kematian yang lebih filosofis, karya ini menawarkan pengalaman yang berbeda. Ikuti perjalanan Karsh mengungkap misteri GraveTech melalui Nonton The Shrouds (2024) hingga akhir.
