Star Wars: Galaxy’s Edge – Adventure Awaits (2019)
Star Wars: Galaxy’s Edge – Adventure Awaits merupakan special televisi tahun 2019 yang mengajak penonton menjelajahi dunia Star Wars: Galaxy’s Edge di Disneyland Resort dan Walt Disney World Resort. Penonton dapat nonton Star Wars: Galaxy’s Edge – Adventure Awaits (2019) untuk mengikuti Neil Patrick Harris bersama sejumlah tamu selebritas saat mereka memasuki planet Batuu, melihat Millennium Falcon dari dekat, mengenal Black Spire Outpost, dan mempelajari bagaimana salah satu proyek taman hiburan terbesar Disney diwujudkan menjadi pengalaman nyata.
nonton Star Wars: Galaxy’s Edge – Adventure Awaits (2019)
Star Wars: Galaxy’s Edge – Adventure Awaits berbeda dari film Star Wars pada umumnya. Program ini tidak menghadirkan petualangan baru Luke Skywalker, Rey, atau karakter utama lain dalam bentuk cerita fiksi.
Formatnya lebih dekat kepada special behind-the-scenes yang membawa penonton memasuki dunia Galaxy’s Edge. Fokus utamanya adalah bagaimana pengalaman taman hiburan tersebut dirancang agar pengunjung merasa seperti benar-benar tiba di galaksi Star Wars.
Neil Patrick Harris menjadi pemandu utama dan membawa penonton melalui berbagai bagian Batuu bersama tamu selebritas. Dengan pendekatan santai, program memperlihatkan detail atraksi, desain lingkungan, teknologi, makanan, serta pengalaman interaktif yang ditawarkan.
Apa Itu Star Wars: Galaxy’s Edge – Adventure Awaits?
Adventure Awaits merupakan special televisi yang diproduksi Brad Lachman Productions untuk Freeform. Program tersebut dibuat bertepatan dengan tahun pembukaan Galaxy’s Edge di dua resort utama Disney di Amerika Serikat.
Galaxy’s Edge dibuka di Disneyland Resort California pada 2019 dan kemudian hadir di Disney’s Hollywood Studios di Walt Disney World Resort Florida pada tahun yang sama.
Special ini kemudian digunakan untuk memperkenalkan pengalaman tersebut kepada penonton televisi yang mungkin belum pernah mengunjungi taman secara langsung.
Neil Patrick Harris sebagai Host
Neil Patrick Harris menjadi host utama program. Ia membawa gaya presentasi ringan dan antusias ketika menjelajahi berbagai bagian Galaxy’s Edge.
Harris dikenal sebagai penggemar Disney dan mempunyai pengalaman panjang sebagai presenter serta entertainer. Gaya tersebut membuat special terasa lebih seperti tur bersama seorang penggemar daripada dokumenter teknis yang kaku.
Ia memperkenalkan berbagai lokasi serta berinteraksi dengan tamu lain sambil menjelaskan mengapa Galaxy’s Edge dirancang berbeda dari area taman hiburan biasa.
Kaley Cuoco dalam Adventure Awaits
Kaley Cuoco termasuk salah satu tamu selebritas yang hadir dalam special. Kehadirannya menambahkan variasi karena setiap tamu membawa respons berbeda ketika memasuki dunia Batuu.
Program menggunakan para selebritas sebagai representasi pengunjung biasa yang mengalami atraksi, makanan, dan lingkungan Galaxy’s Edge untuk pertama kalinya.
Reaksi tersebut membantu penonton mendapatkan gambaran mengenai bagaimana rasanya berada langsung di lokasi.
Keegan-Michael Key sebagai Tamu
Keegan-Michael Key juga menjadi salah satu tamu dalam Adventure Awaits. Gaya komedinya cocok dengan format program yang dibuat santai dan menghibur.
Kehadiran Key memberi kesempatan bagi special untuk memadukan informasi mengenai atraksi dengan momen humor. Hal tersebut menjaga program tetap mudah ditonton meskipun banyak bagian membahas desain taman serta pengalaman pengunjung.
Jay Leno dalam Star Wars Galaxy’s Edge
Jay Leno ikut hadir sebagai tamu selebritas. Ia dikenal sebagai presenter, komedian, dan kolektor kendaraan sehingga ketertarikannya terhadap teknologi serta mesin memberikan warna berbeda.
Galaxy’s Edge memang mempunyai banyak elemen kendaraan dan mesin fiksi, terutama Millennium Falcon. Kehadiran Leno terasa sesuai dengan pendekatan program yang ingin memperlihatkan berbagai sisi teknologi serta desain.
Sarah Hyland dalam Adventure Awaits
Sarah Hyland juga muncul sebagai salah satu tamu. Program menempatkannya di tengah pengalaman yang dirancang agar pengunjung merasa seperti warga atau pelancong di planet Batuu.
Kehadiran beberapa selebritas dari latar hiburan berbeda membuat special terasa lebih variatif dan tidak hanya bergantung kepada host utama.
Miles Brown sebagai Tamu Muda
Miles Brown menjadi salah satu tamu termuda yang ditampilkan. Perspektif tersebut penting karena Galaxy’s Edge dirancang untuk menarik pengunjung dari berbagai usia.
Reaksi pengunjung muda juga membantu menunjukkan bagaimana dunia Star Wars tetap mempunyai daya tarik lintas generasi meskipun franchise tersebut dimulai puluhan tahun sebelumnya.
Batuu sebagai Planet Baru
Galaxy’s Edge tidak dibangun sebagai replika planet yang sudah terkenal seperti Tatooine atau Hoth. Disney dan Lucasfilm menciptakan sebuah lokasi baru bernama Batuu.
Batuu ditempatkan sebagai planet terpencil di tepi galaksi yang pernah mempunyai peran penting dalam rute perdagangan sebelum perlahan kehilangan posisi strategisnya.
Pendekatan tersebut memberikan kebebasan kepada Imagineers untuk menciptakan lingkungan baru tanpa harus menyalin satu film tertentu secara langsung.
Black Spire Outpost
Pusat utama Galaxy’s Edge adalah Black Spire Outpost. Kota kecil tersebut menjadi tempat pengunjung memasuki toko, restoran, bengkel, dan berbagai area lain.
Nama Black Spire berasal dari formasi batu tinggi berwarna gelap yang menjadi bagian penting lanskap Batuu.
Desain lingkungan dibuat agar tidak terasa seperti kawasan taman hiburan biasa. Banyak papan petunjuk menggunakan alfabet Aurebesh dan staf taman berinteraksi seolah mereka benar-benar tinggal di Batuu.
Dunia Star Wars yang Dibuat Imersif
Salah satu tujuan terbesar Galaxy’s Edge adalah menciptakan pengalaman imersif. Pengunjung tidak hanya melihat dekorasi Star Wars, tetapi diajak merasa sedang berada di dalam dunianya.
Arsitektur, suara, kendaraan, karakter, makanan, dan toko dirancang agar sesuai dengan cerita Batuu. Bahkan beberapa produk tidak menggunakan kemasan Coca-Cola konvensional karena kemasan tersebut disesuaikan dengan estetika galaksi.
Adventure Awaits memperlihatkan bagaimana pendekatan tersebut diterapkan dalam lingkungan nyata.
Disney Imagineering dan Lucasfilm
Galaxy’s Edge dikembangkan melalui kolaborasi antara Walt Disney Imagineering dan Lucasfilm. Kedua tim harus memastikan dunia baru tersebut terasa konsisten dengan bahasa visual Star Wars.
Imagineers bertanggung jawab terhadap teknologi, desain taman, dan pengalaman pengunjung. Lucasfilm memberikan pengetahuan mengenai cerita, estetika, serta elemen yang membuat suatu tempat terasa benar-benar berada dalam galaksi Star Wars.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bagian menarik yang diperlihatkan dalam materi behind-the-scenes.
Millennium Falcon sebagai Ikon Galaxy’s Edge
Salah satu objek paling terkenal di Galaxy’s Edge adalah Millennium Falcon ukuran penuh. Kapal legendaris tersebut ditempatkan di area Black Spire Outpost dan menjadi salah satu titik foto paling populer.
Replika tersebut dibuat agar terlihat seperti Falcon benar-benar mendarat di Batuu. Detail eksterior mengikuti bahasa visual kapal yang dikenal sejak trilogi klasik.
Keberadaannya juga berhubungan langsung dengan salah satu atraksi utama Galaxy’s Edge.
Millennium Falcon: Smugglers Run
Millennium Falcon: Smugglers Run memungkinkan pengunjung memasuki kokpit kapal dan menjalankan sebuah misi interaktif.
Enam pengunjung duduk di dalam cockpit dan memperoleh peran berbeda seperti pilot, gunner, dan engineer. Keputusan serta kinerja setiap orang dapat memengaruhi pengalaman perjalanan.
Konsep tersebut membuat atraksi terasa berbeda dari simulator biasa karena pengunjung mempunyai tanggung jawab tertentu selama misi.
Hondo Ohnaka dalam Smugglers Run
Hondo Ohnaka menjadi karakter penting dalam cerita atraksi Smugglers Run. Tokoh tersebut dikenal penggemar melalui serial animasi Star Wars: The Clone Wars dan Star Wars Rebels.
Dalam cerita Galaxy’s Edge, Hondo menggunakan Millennium Falcon untuk menjalankan operasi penyelundupan dan membutuhkan kru tambahan.
Pengunjung kemudian direkrut sebagai kru untuk menjalankan misi tersebut.
Teknologi Animatronic Hondo
Salah satu detail yang menarik adalah Audio-Animatronic Hondo Ohnaka yang digunakan di antrean atraksi. Figur tersebut mempunyai gerakan serta ekspresi yang cukup kompleks.
Teknologi animatronic membantu menjaga pengalaman tetap berada dalam dunia nyata. Pengunjung dapat melihat karakter secara fisik daripada hanya melalui layar video.
Elemen seperti ini menjadi contoh bagaimana Disney memadukan teknologi mekanis dengan storytelling.
Kokpit Millennium Falcon
Masuk ke dalam cockpit Falcon menjadi salah satu pengalaman yang banyak menarik perhatian penggemar. Interiornya dirancang menyerupai tampilan kapal dalam film.
Tombol, lampu, panel kontrol, dan posisi kursi membantu menciptakan kesan bahwa pengunjung benar-benar berada di dalam kendaraan terkenal tersebut.
Special memperlihatkan pengalaman ini melalui para host serta tamu selebritas.
Oga’s Cantina
Oga’s Cantina menjadi salah satu lokasi sosial utama di Batuu. Konsepnya terinspirasi dari budaya cantina yang sudah menjadi bagian penting dunia Star Wars sejak film pertama tahun 1977.
Pengunjung dapat menikmati minuman bertema sambil mendengarkan musik yang diputar oleh DJ R-3X.
Interiornya dirancang penuh dengan kabel, mesin, pencahayaan, serta detail yang membuat tempat tersebut terasa seperti bar di planet asing.
DJ R-3X di Oga’s Cantina
DJ R-3X merupakan droid yang bertugas memainkan musik di Oga’s Cantina. Karakter ini mempunyai hubungan unik dengan sejarah Disney Parks.
Sebelumnya, droid bernama RX-24 pernah berperan sebagai pilot dalam versi lama atraksi Star Tours.
Galaxy’s Edge kemudian memberikan karakter tersebut pekerjaan baru sebagai DJ, menciptakan hubungan antara sejarah atraksi Disney dan cerita Star Wars.
Blue Milk dan Green Milk
Salah satu makanan paling terkenal yang dibawa dari film menuju dunia nyata adalah Blue Milk. Minuman tersebut pertama kali terlihat diminum Luke Skywalker dalam Star Wars: A New Hope.
Galaxy’s Edge menghadirkan versi minuman yang dapat dibeli pengunjung, bersama Green Milk yang mempunyai referensi terhadap The Last Jedi.
Special turut memperlihatkan bagaimana makanan serta minuman digunakan untuk memperkuat pengalaman berada dalam dunia Star Wars.
Makanan Bertema Star Wars
Makanan di Galaxy’s Edge tidak hanya menggunakan nama karakter terkenal. Disney mencoba membuat sajian yang terlihat seolah berasal dari budaya alien dalam dunia Batuu.
Warna, bentuk, nama, dan presentasi dibuat berbeda dari makanan taman hiburan biasa.
Pendekatan tersebut mendukung gagasan bahwa pengunjung sedang berada di planet lain dan bukan sekadar area bertema dalam taman.
Savi’s Workshop
Savi’s Workshop memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk membangun lightsaber sendiri. Pengalaman tersebut dirancang lebih seperti ritual daripada toko merchandise biasa.
Pengunjung memilih komponen serta tema lightsaber sebelum merakitnya bersama seorang Gatherer.
Setelah proses selesai, lightsaber diaktifkan dalam sebuah pengalaman kelompok yang mengambil inspirasi dari tradisi Jedi.
Membangun Lightsaber Sendiri
Lightsaber merupakan salah satu benda paling ikonik dalam franchise Star Wars. Galaxy’s Edge membuatnya menjadi pengalaman interaktif dengan memberi pengunjung kendali terhadap desainnya.
Pilihan komponen memungkinkan setiap lightsaber mempunyai identitas berbeda. Kyber crystal juga menjadi bagian penting dari proses tersebut.
Konsepnya membuat merchandise mempunyai hubungan langsung dengan pengalaman cerita.
Kyber Crystal
Dalam dunia Star Wars, kyber crystal digunakan sebagai inti lightsaber. Galaxy’s Edge membawa konsep tersebut ke dalam merchandise serta pengalaman Savi’s Workshop.
Pengunjung memilih crystal sebagai bagian dari proses membangun lightsaber. Warna crystal berhubungan dengan warna blade yang dihasilkan.
Detail tersebut memperlihatkan bagaimana elemen lore dari film dapat diterjemahkan menjadi pengalaman taman.
Droid Depot
Droid Depot memungkinkan pengunjung merakit droid sendiri. Pilihan utama meliputi unit bergaya R-series dan BB-series.
Pengunjung memilih berbagai bagian sebelum merakit serta mengaktifkan droid.
Droid yang selesai dapat berinteraksi dengan berbagai sinyal di sekitar Galaxy’s Edge sehingga pengalaman tidak berakhir ketika proses perakitan selesai.
Droid sebagai Bagian dari Star Wars
Droid telah menjadi bagian penting franchise sejak R2-D2 dan C-3PO diperkenalkan pada film pertama.
Galaxy’s Edge memanfaatkan popularitas tersebut untuk memberikan pengalaman yang lebih personal. Pengunjung tidak hanya membeli mainan, tetapi membangun unit mereka sendiri.
Proses tersebut mendukung gagasan bahwa setiap pengunjung mempunyai cerita pribadi selama berada di Batuu.
Dok-Ondar’s Den of Antiquities
Dok-Ondar’s Den of Antiquities merupakan toko yang dibuat seperti tempat seorang kolektor benda langka dari berbagai penjuru galaksi.
Pengunjung dapat menemukan lightsaber legacy, artefak Jedi, benda Sith, serta berbagai merchandise dengan desain yang berhubungan erat dengan lore.
Dok-Ondar sendiri hadir melalui figur Audio-Animatronic besar yang membantu toko terasa seperti lokasi cerita daripada toko souvenir biasa.
First Order di Galaxy’s Edge
Galaxy’s Edge versi 2019 sangat berhubungan dengan era sequel trilogy. First Order mempunyai kehadiran kuat di Batuu.
Pengunjung dapat melihat berbagai elemen militer serta karakter yang mewakili First Order.
Kehadiran mereka digunakan untuk membangun konflik dengan kelompok Resistance yang juga beroperasi di wilayah tersebut.
Resistance di Batuu
Resistance mempunyai markas tersembunyi di bagian berbeda Galaxy’s Edge. Area tersebut menggunakan desain yang lebih alami dan improvisasional dibandingkan lingkungan First Order.
Perbedaan desain membantu pengunjung memahami dua kelompok bahkan tanpa penjelasan panjang.
Rey, Chewbacca, serta karakter lain dapat muncul sebagai bagian dari interaksi dengan pengunjung pada periode awal Galaxy’s Edge.
Timeline Galaxy’s Edge pada 2019
Pada saat special dibuat, Galaxy’s Edge ditempatkan dalam timeline antara Star Wars: The Last Jedi dan Star Wars: The Rise of Skywalker.
Karena itu, banyak elemen cerita pada masa pembukaan berhubungan dengan Rey, Kylo Ren, Resistance, dan First Order.
Pemilihan timeline tersebut membantu membuat taman terasa seperti bagian dari cerita yang sedang berlangsung ketika sequel trilogy masih aktif di bioskop.
Galaxy’s Edge dan Canon Star Wars
Batuu tidak dibuat hanya sebagai lokasi taman yang terpisah dari franchise. Planet tersebut juga muncul dalam berbagai buku, komik, dan proyek lain.
Pendekatan lintas media tersebut membuat Galaxy’s Edge menjadi bagian dari worldbuilding Star Wars yang lebih luas.
Pengunjung yang mengikuti materi tambahan dapat menemukan referensi serta hubungan yang mungkin tidak terlihat bagi pengunjung biasa.
Desain yang Menghindari Logo Modern
Salah satu prinsip desain Galaxy’s Edge adalah mengurangi elemen yang dapat mengingatkan pengunjung bahwa mereka masih berada di taman hiburan modern.
Papan, toko, kemasan, serta dekorasi dibuat sesuai bahasa visual Batuu. Banyak logo dunia nyata diubah atau ditempatkan dengan cara yang lebih sesuai tema.
Tujuan akhirnya adalah mempertahankan ilusi selama mungkin.
Aurebesh di Seluruh Batuu
Aurebesh merupakan sistem tulisan fiksi yang sering digunakan dalam dunia Star Wars. Galaxy’s Edge menggunakan alfabet tersebut di berbagai papan dan dekorasi.
Penggemar yang memahami huruf Aurebesh dapat membaca sebagian pesan tersembunyi.
Penggunaan detail seperti ini menunjukkan bagaimana desain taman dibuat untuk memberi lapisan tambahan kepada penggemar yang ingin memperhatikan lebih dekat.
Play Disney Parks Datapad
Galaxy’s Edge juga menggunakan aplikasi Play Disney Parks untuk mengubah ponsel pengunjung menjadi Datapad.
Melalui fitur tersebut, pengunjung dapat menerjemahkan Aurebesh, memindai objek, menyelesaikan aktivitas, serta berinteraksi dengan elemen tertentu.
Teknologi smartphone kemudian dijadikan bagian dari cerita daripada sekadar alat yang berada di luar pengalaman.
Worldbuilding sebagai Daya Tarik Utama
Salah satu alasan Galaxy’s Edge mendapat perhatian besar adalah pendekatan worldbuilding-nya. Area tersebut tidak hanya dibangun sebagai kumpulan atraksi terpisah.
Semua bagian dirancang seolah berada dalam satu kota dengan sejarah, ekonomi, penduduk, konflik, dan budaya sendiri.
Adventure Awaits membantu memperlihatkan konsep tersebut kepada penonton yang belum berkesempatan datang langsung.
Disneyland Resort California
Salah satu lokasi Galaxy’s Edge berada di Disneyland Park, Anaheim, California. Area tersebut dibuka pada 2019 dan menjadi ekspansi besar bagi taman.
Pengunjung memasuki Batuu melalui transisi lingkungan yang sengaja dirancang agar dunia Disneyland lainnya perlahan menghilang dari pandangan.
Setelah berada di dalam, lanskap dan suara membuat area terasa seperti lingkungan yang terpisah.
Walt Disney World Resort Florida
Versi kedua Galaxy’s Edge dibuka di Disney’s Hollywood Studios, Walt Disney World Resort, Florida pada 2019.
Secara konsep, kedua lokasi membawa Black Spire Outpost yang sangat mirip sehingga pengunjung di California maupun Florida mendapatkan pengalaman Batuu yang konsisten.
Special televisi memperlihatkan kedua resort sebagai bagian dari perjalanan Galaxy’s Edge.
Pembukaan Galaxy’s Edge pada 2019
Tahun 2019 menjadi periode besar bagi proyek ini karena kedua lokasi Galaxy’s Edge resmi dibuka pada tahun yang sama.
Disneyland membuka area tersebut lebih dahulu, sementara Walt Disney World menyusul beberapa bulan kemudian.
Adventure Awaits hadir sebagai bagian dari promosi dan perayaan pembukaan tersebut.
Rise of the Resistance Belum Menjadi Fokus Utama
Ketika special tayang pada September 2019, atraksi Star Wars: Rise of the Resistance belum resmi dibuka untuk pengunjung.
Atraksi tersebut baru dibuka di Walt Disney World pada Desember 2019 dan kemudian di Disneyland pada Januari 2020.
Karena itu, Adventure Awaits lebih banyak berfokus pada pengalaman Galaxy’s Edge yang sudah dapat dinikmati pada periode tersebut, terutama Millennium Falcon: Smugglers Run.
Format Special Televisi
Program ini mempunyai format berbeda dari dokumenter produksi film. Fokusnya adalah pengalaman taman serta orang-orang yang menciptakannya.
Segmen selebritas, tur lokasi, wawancara, dan demonstrasi atraksi digabungkan menjadi satu acara hiburan.
Format tersebut membuat program dapat dinikmati baik oleh penggemar berat Star Wars maupun penonton yang hanya penasaran dengan taman Disney.
Durasi Adventure Awaits
D23 mencatat Star Wars: Galaxy’s Edge – Adventure Awaits sebagai special televisi berdurasi 120 menit.
Durasi dua jam tersebut merupakan slot televisi Freeform dan memberikan ruang cukup besar untuk memperlihatkan berbagai area Galaxy’s Edge.
Versi yang tersedia melalui layanan digital tertentu dapat menampilkan durasi aktual program yang berbeda karena jeda iklan televisi tidak selalu disertakan.
Tanggal Tayang Adventure Awaits
Program ditayangkan di Freeform pada 29 September 2019. Penayangannya menjadi bagian dari rangkaian program Disney yang hadir sepanjang bulan tersebut.
Special tayang pada periode ketika kedua lokasi Galaxy’s Edge telah dibuka sehingga penonton dapat melihat pengalaman yang sudah tersedia bagi publik.
Freeform sebagai Jaringan Penayang
Freeform menjadi jaringan televisi yang menayangkan special ini. Program diproduksi Brad Lachman Productions untuk jaringan tersebut.
Penempatan di Freeform memungkinkan Disney mempromosikan Galaxy’s Edge melalui format entertainment special, bukan iklan taman biasa.
Dengan host dan tamu terkenal, program dirancang mempunyai daya tarik lebih luas.
Brad Lachman Productions
Brad Lachman Productions menangani produksi special. Perusahaan tersebut mempunyai pengalaman panjang dalam berbagai program entertainment dan television special.
Format Adventure Awaits sesuai dengan pendekatan tersebut karena menggabungkan presenter, selebritas, tur lokasi, serta segmen informasi.
Christian Lamb sebagai Sutradara
Sejumlah katalog film mencatat Christian Lamb sebagai sutradara Star Wars: Galaxy’s Edge – Adventure Awaits.
Perannya adalah mengemas pengalaman taman dan interaksi selebritas menjadi special televisi yang bergerak dari satu segmen menuju segmen berikutnya.
Berbeda dari sutradara film cerita, fokusnya bukan membangun dunia fiksi dari nol karena Batuu sudah diwujudkan secara fisik oleh Disney Imagineering.
Genre Documentary dan TV Special
Program ini paling tepat dipahami sebagai television special dengan unsur dokumenter dan entertainment.
Ia tidak mempunyai plot fiksi tradisional, antagonis, atau perkembangan karakter seperti film Star Wars utama.
Daya tariknya berasal dari behind-the-scenes, pengalaman atraksi, dan kesempatan melihat Galaxy’s Edge secara lebih dekat.
Bukan Bagian dari Saga Film Star Wars
Adventure Awaits bukan episode tambahan dalam Skywalker Saga. Program ini juga bukan spin-off canon yang menceritakan petualangan karakter baru.
Hubungannya dengan franchise berasal dari Galaxy’s Edge sebagai lokasi resmi yang dikembangkan bersama Lucasfilm.
Karena itu, penonton tidak perlu mengikuti urutan film Star Wars untuk memahami program.
Cocok untuk Penggemar Disney Parks
Penggemar taman Disney dapat menemukan banyak hal menarik karena special memperlihatkan bagaimana sebuah themed land besar dibangun menjadi pengalaman lengkap.
Desain toko, atraksi, makanan, dan interaksi karakter menunjukkan bagaimana storytelling taman hiburan berbeda dari storytelling film.
Alih-alih hanya menonton cerita, pengunjung diberikan ruang untuk merasa menjadi salah satu karakter di dalamnya.
Cocok untuk Penggemar Star Wars
Penggemar Star Wars dapat menikmati detail lore serta berbagai referensi yang disebarkan di Batuu.
Millennium Falcon, lightsaber, droid, First Order, Resistance, cantina, dan berbagai benda lain diterjemahkan dari layar menuju lingkungan nyata.
Program memberikan kesempatan melihat bagaimana elemen-elemen tersebut dibuat agar dapat disentuh dan dialami secara langsung.
Daya Tarik Star Wars: Galaxy’s Edge – Adventure Awaits
Daya tarik utama special berasal dari akses yang diberikan terhadap Galaxy’s Edge ketika kawasan tersebut masih sangat baru.
Neil Patrick Harris dan para tamu membawa penonton melalui tempat-tempat yang mungkin belum pernah dilihat secara langsung, sementara informasi behind-the-scenes membantu menjelaskan cara dunia tersebut dibangun.
Program juga menjadi kapsul waktu menarik mengenai Galaxy’s Edge pada 2019, sebelum berbagai perubahan dan pengembangan atraksi terjadi pada tahun-tahun berikutnya.
Apakah Adventure Awaits Layak Ditonton?
Star Wars: Galaxy’s Edge – Adventure Awaits layak dipertimbangkan bagi penonton yang tertarik pada proses bagaimana dunia film diterjemahkan menjadi taman hiburan nyata.
Program ini lebih cocok bagi penggemar behind-the-scenes dan Disney Parks daripada mereka yang mencari film aksi atau cerita baru dalam saga.
Durasi yang panjang memberikan cukup banyak waktu untuk melihat Millennium Falcon, Batuu, makanan, toko, droid, lightsaber, serta berbagai detail lain.
Kesimpulan
Star Wars: Galaxy’s Edge – Adventure Awaits (2019) merupakan special televisi yang membawa Neil Patrick Harris dan sejumlah selebritas menjelajahi Galaxy’s Edge di Disneyland Resort serta Walt Disney World Resort. Program memperlihatkan bagaimana Batuu, Black Spire Outpost, Millennium Falcon, Oga’s Cantina, Savi’s Workshop, Droid Depot, dan berbagai pengalaman lainnya dibuat untuk membawa dunia Star Wars ke kehidupan nyata.
Kaley Cuoco, Keegan-Michael Key, Jay Leno, Sarah Hyland, dan Miles Brown termasuk di antara tamu yang ikut menikmati berbagai elemen taman. Formatnya memadukan entertainment special dengan behind-the-scenes sehingga penonton dapat memperoleh gambaran mengenai pengalaman Galaxy’s Edge sekaligus proses kreatif di balik pembangunannya.
Bagi penggemar Star Wars, Disney Parks, Imagineering, atau desain pengalaman imersif, special tahun 2019 ini menawarkan dokumentasi menarik mengenai masa awal Galaxy’s Edge. Penonton yang ingin mengikuti tur Neil Patrick Harris dan melihat lebih dekat dunia Batuu dapat nonton Star Wars: Galaxy’s Edge – Adventure Awaits (2019) hingga selesai.
