No Dogs or Italians Allowed (2022)
No Dogs or Italians Allowed (2022) adalah film animasi stop-motion autobiografis karya Alain Ughetto yang mengangkat kisah migrasi keluarganya dari Italia menuju Prancis pada awal abad ke-20. Memiliki judul asli Interdit aux chiens et aux Italiens, film ini memadukan sejarah keluarga, humor, kenangan, dan realitas kehidupan para pekerja migran Italia dalam gaya animasi tanah liat yang sangat personal.
nonton No Dogs or Italians Allowed (2022)
Cerita berpusat pada keluarga Ughetto yang tinggal di Ughettera, wilayah Piedmont di Italia utara. Kehidupan yang semakin sulit membuat mereka bermimpi mencari masa depan yang lebih baik di luar negeri, hingga Luigi Ughetto akhirnya menyeberangi Pegunungan Alpen dan membangun kehidupan baru di Prancis.
Perjalanan Luigi kemudian menjadi bagian dari sejarah keluarga yang diceritakan kembali oleh cucunya, Alain Ughetto. Melalui film ini, pengalaman satu keluarga digunakan untuk menggambarkan kisah yang lebih luas mengenai ratusan ribu orang Italia yang meninggalkan tanah kelahiran mereka demi mencari pekerjaan dan kehidupan baru di negara lain.
Kisah Migrasi Keluarga Ughetto
Luigi dan saudara-saudaranya meninggalkan desa asal mereka dengan harapan menemukan tempat yang mampu memberikan kehidupan lebih baik. Mereka membayangkan dunia baru sebagai tempat penuh kesempatan, tetapi kenyataan yang dihadapi para migran jauh lebih berat daripada impian tersebut.
Luigi akhirnya menetap di Provence, Prancis, dan membangun keluarganya di sana. Keputusan tersebut mengubah perjalanan generasi berikutnya dan menjadi dasar dari cerita yang kemudian direkonstruksi Alain Ughetto melalui ingatan keluarga dan animasi.
Makna Judul No Dogs or Italians Allowed
Judul film mengacu pada diskriminasi yang pernah dialami komunitas imigran Italia di Eropa. Para pendatang tidak hanya menghadapi kemiskinan dan pekerjaan berat, tetapi juga prasangka dari masyarakat di tempat baru yang sering memperlakukan mereka sebagai kelompok luar.
Dengan menggunakan judul yang provokatif, film menyoroti bagaimana migrasi tidak hanya berarti perpindahan geografis. Para karakter harus menghadapi persoalan identitas, penerimaan sosial, harga diri, dan perjuangan mempertahankan keluarga di tengah lingkungan yang belum tentu menerima mereka.
Animasi Stop-Motion dari Tanah Liat
Salah satu ciri khas No Dogs or Italians Allowed adalah penggunaan animasi stop-motion berbahan tanah liat. Annecy mencatat teknik utama film sebagai clay animation, sementara produksi juga menggunakan kombinasi boneka dan teknik animasi lain untuk membangun dunia keluarga Ughetto.
Gaya visual tersebut memberikan kesan seperti melihat album kenangan yang hidup. Rumah, pegunungan, peralatan kerja, makanan, dan karakter dibuat dengan sentuhan sederhana tetapi ekspresif, sehingga kisah sejarah keluarga terasa dekat dan manusiawi.
Alain Ughetto Menceritakan Sejarah Keluarganya Sendiri
Alain Ughetto tidak hanya bertindak sebagai sutradara tetapi juga terlibat dalam penulisan skenario bersama Alexis Galmot dan Anne Paschetta. Ia menggunakan kisah kakeknya sendiri sebagai dasar film, membuat No Dogs or Italians Allowed terasa seperti perpaduan dokumenter keluarga dan karya animasi.
Ariane Ascaride dan Alain Ughetto termasuk dalam pengisi suara film. Musiknya digubah Nicola Piovani, sementara Denis Leborgne menangani penyuntingan dan sejumlah animator bekerja bersama untuk menghidupkan karakter melalui proses stop-motion.
Perjalanan dari Italia Menuju Prancis
Pegunungan Alpen menjadi simbol penting dalam perjalanan keluarga Ughetto. Menyeberangi wilayah tersebut berarti meninggalkan kampung halaman, menghadapi ketidakpastian, dan memasuki kehidupan baru sebagai pekerja migran.
Perjalanan ini juga memperlihatkan bahwa keberhasilan keluarga tidak datang secara instan. Mereka harus bekerja keras, menghadapi kondisi sosial yang sulit, serta menyesuaikan diri dengan budaya baru sebelum benar-benar dapat membangun rumah di tempat yang sebelumnya asing.
Film tentang Keluarga, Kerja Keras, dan Ingatan
No Dogs or Italians Allowed tidak hanya berbicara mengenai migrasi. Film juga membahas bagaimana cerita keluarga diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya dan bagaimana ingatan dapat berubah menjadi cara untuk memahami identitas seseorang.
Dengan menggunakan suara narator, rekonstruksi animasi, dan percakapan imajinatif dengan anggota keluarga dari masa lalu, film memberikan kesan bahwa pembuatnya sedang mencoba menyusun kembali potongan-potongan sejarah yang hampir hilang.
Penghargaan di Annecy dan European Film Awards
No Dogs or Italians Allowed meraih Jury Award serta Gan Foundation Award for Distribution di Annecy International Animation Film Festival 2022. Film tersebut juga memenangkan European Animated Feature Film pada European Film Awards 2022.
Prestasinya kemudian berlanjut melalui berbagai festival internasional. Film juga meraih penghargaan dan nominasi lain, termasuk pengakuan di Tokyo Anime Award, Bucheon International Animation Film Festival, serta nominasi César untuk kategori film animasi.
Durasi dan Perilisan Film
Versi festival Annecy mencatat durasi sekitar 70 menit, sedangkan beberapa basis data distribusi internasional mencantumkan versi sekitar 80 menit. Film diproduksi pada 2022 dan kemudian dirilis di bioskop Prancis pada 25 Januari 2023.
Perbedaan tahun 2022 dan 2023 yang muncul di berbagai platform berasal dari jadwal festival dan distribusinya. Film pertama kali beredar melalui festival pada 2022 sebelum mendapat rilis bioskop yang lebih luas pada tahun berikutnya.
Animasi Personal tentang Sejarah Para Migran Italia
Dengan pendekatan yang hangat dan sederhana, No Dogs or Italians Allowed menjadikan sejarah migrasi sebagai cerita yang sangat personal. Perjuangan Luigi dan keluarganya menunjukkan bagaimana keputusan satu generasi dapat mengubah kehidupan anak, cucu, dan keturunan mereka puluhan tahun kemudian.
Bagi penonton yang menyukai animasi stop-motion, kisah keluarga, sejarah Eropa, dan cerita mengenai migrasi, Anda dapat nonton No Dogs or Italians Allowed (2022) untuk mengikuti perjalanan keluarga Ughetto dari desa kecil di Italia menuju kehidupan baru di Prancis.
