ITZY 3rd World Tour Tunnel Vision in Seoul (2026)
ITZY 3rd World Tour Tunnel Vision in Seoul merupakan tayangan konser tahun 2026 yang membawa penonton menyaksikan pembukaan tur dunia ketiga ITZY dari Jamsil Indoor Stadium, Seoul. Penggemar dapat nonton ITZY 3rd World Tour Tunnel Vision in Seoul (2026) untuk menikmati penampilan Yeji, Lia, Ryujin, Chaeryeong, dan Yuna melalui rangkaian lagu penuh energi, koreografi kuat, tata panggung berskala besar, serta interaksi hangat bersama MIDZY.
nonton ITZY 3rd World Tour Tunnel Vision in Seoul (2026)
ITZY 3rd World Tour Tunnel Vision in Seoul mendokumentasikan salah satu momen penting dalam perjalanan ITZY sebagai grup K-pop. Konser ini menjadi pembuka tur dunia ketiga mereka sekaligus menandai dimulainya era pertunjukan yang dibangun dari album mini Tunnel Vision.
Konser Seoul berlangsung selama tiga hari di Jamsil Indoor Stadium, yaitu pada 13, 14, dan 15 Februari 2026. Pertunjukan terakhir pada 15 Februari juga disiarkan secara langsung melalui Beyond LIVE sehingga penggemar dari berbagai negara dapat mengikuti suasana pembukaan tur.
Tayangan konser ini menawarkan pengalaman berbeda dari video musik atau penampilan acara televisi. Penonton dapat melihat bagaimana lagu-lagu ITZY dikembangkan menjadi pertunjukan lengkap melalui koreografi, pencahayaan, tata kamera, kostum, segmen video, dan komunikasi langsung dengan penggemar.
Tentang ITZY 3rd World Tour Tunnel Vision
Tunnel Vision merupakan tur dunia ketiga ITZY setelah rangkaian Checkmate dan Born to Be. Tur tersebut dirancang untuk memperlihatkan perkembangan musik dan kemampuan panggung mereka setelah beberapa tahun tampil di berbagai negara.
Nama tur diambil dari album mini ke-11 ITZY, Tunnel Vision, yang dirilis pada November 2025. Album tersebut membawa tema mengenai fokus terhadap tujuan, keberanian melewati ketidakpastian, dan proses menemukan diri sendiri.
Konsep tersebut diterjemahkan ke dalam pertunjukan yang menonjolkan ketegasan, energi, dan perjalanan emosional. Lagu-lagu baru ditempatkan bersama sejumlah hit lama sehingga konser dapat memperlihatkan perubahan ITZY dari masa debut hingga era terbaru.
Seoul dipilih sebagai tempat pembukaan sebelum tur bergerak menuju berbagai kota internasional. Hal tersebut memberikan makna khusus karena ITZY memulai perjalanan global di negara asal mereka bersama MIDZY Korea.
Konser Pembuka di Jamsil Indoor Stadium
Jamsil Indoor Stadium menjadi lokasi tiga konser pembuka tur. Arena tersebut berada di kawasan Songpa, Seoul, dan sering digunakan untuk konser K-pop dengan produksi panggung berskala besar.
Pertunjukan pertama berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026. Konser kemudian dilanjutkan pada Sabtu, 14 Februari, sebelum ditutup dengan pertunjukan ketiga pada Minggu, 15 Februari.
Tiga jadwal berurutan menunjukkan tingginya antusiasme terhadap kembalinya ITZY ke panggung tur dunia. Setiap malam memberikan kesempatan bagi para anggota untuk membangun komunikasi berbeda dengan penonton.
Pertunjukan tanggal 15 Februari mempunyai jangkauan lebih luas karena turut tersedia melalui siaran daring berbayar. Melalui Beyond LIVE, MIDZY yang tidak berada di Seoul tetap dapat menyaksikan konser secara langsung.
Yeji, Lia, Ryujin, Chaeryeong, dan Yuna Kembali Bersama
Konser ini menghadirkan formasi lengkap ITZY yang terdiri dari Yeji, Lia, Ryujin, Chaeryeong, dan Yuna. Kehadiran lima anggota menjadi bagian penting dari identitas tur serta daya tarik bagi penggemar.
Setiap anggota membawa kekuatan berbeda dalam penampilan. Yeji dikenal melalui kemampuan tari dan ekspresi panggung yang kuat, sedangkan Lia memberikan warna vokal yang lembut serta emosional.
Ryujin menghadirkan rap, karisma, dan gaya pertunjukan yang tegas. Chaeryeong menonjol melalui teknik tari yang detail, sementara Yuna membawa energi cerah dan kepercayaan diri yang kuat.
Ketika lima karakter tersebut digabungkan, ITZY mampu menghadirkan pertunjukan yang seimbang antara vokal, rap, koreografi, dan komunikasi dengan penonton. Kekompakan mereka menjadi salah satu pusat pengalaman konser.
Pembukaan dengan Focus dan Tunnel Vision
Konser dibuka melalui intro berjudul Focus yang mengarahkan penonton menuju lagu utama Tunnel Vision. Urutan tersebut langsung memperkenalkan konsep tur mengenai konsentrasi dan keberanian mengejar tujuan.
Tunnel Vision menjadi pilihan pembuka yang tepat karena lagu tersebut membawa suara kuat serta koreografi intens. Penampilannya memperlihatkan perubahan ITZY menuju konsep yang lebih matang dan terarah.
Tata cahaya, layar besar, serta gerakan panggung membantu menciptakan kesan bahwa penonton memasuki dunia visual album. Transisi dari intro menuju lagu utama membangun energi sejak menit pertama.
Bagian pembuka juga menunjukkan standar pertunjukan yang dipertahankan sepanjang konser. ITZY tidak hanya menyanyikan lagu, tetapi membangun cerita melalui urutan musik dan perubahan suasana.
DYT dan Girls Will Be Girls
Setelah pembukaan, konser berlanjut melalui lagu DYT dan Girls Will Be Girls. Keduanya mempertahankan energi awal sekaligus menunjukkan sisi penuh percaya diri yang dikenal dari ITZY.
Girls Will Be Girls membawa pesan mengenai solidaritas, kekuatan, dan keberanian perempuan. Lagu tersebut terasa lebih besar ketika dibawakan bersama ribuan penggemar dalam arena.
Koreografi kelompok menjadi unsur penting dalam bagian ini. Gerakan yang terkoordinasi membantu menunjukkan mengapa ITZY sering memperoleh julukan sebagai salah satu grup dengan kemampuan pertunjukan kuat.
Urutan lagu tersebut juga membuat konser bergerak cepat tanpa kehilangan fokus. Penonton langsung memperoleh rangkaian lagu yang mewakili era terbaru grup.
Walk dan Kiss & Tell
Walk dan Kiss & Tell melanjutkan bagian awal konser dengan warna musik berbeda. Kedua lagu memberikan kesempatan bagi para anggota menampilkan variasi ekspresi serta dinamika panggung.
Walk mempunyai karakter percaya diri yang sesuai dengan perjalanan ITZY. Lagu tersebut memperlihatkan sikap untuk terus bergerak dan tidak membiarkan keraguan menghentikan tujuan.
Kiss & Tell menghadirkan suasana lebih ringan tanpa kehilangan energi pertunjukan. Interaksi antaranggota membuat bagian tersebut terasa lebih santai setelah pembukaan yang intens.
Perubahan nuansa menunjukkan bahwa setlist tidak hanya bergantung pada satu jenis musik. ITZY menggabungkan lagu penuh kekuatan dengan bagian yang lebih playful agar pertunjukan tetap dinamis.
WANNABE sebagai Lagu Ikonik ITZY
WANNABE menjadi salah satu lagu yang paling dikenal dalam perjalanan ITZY. Lagu tersebut membawa pesan mengenai keberanian menjadi diri sendiri tanpa mengikuti penilaian orang lain.
Ketika dibawakan dalam konser, lagu ini biasanya memperoleh respons besar dari penggemar. Koreografi bahunya telah menjadi gerakan ikonik yang mudah dikenali bahkan oleh pendengar kasual.
Penempatan WANNABE di dalam setlist menghubungkan era baru dengan masa awal karier grup. Penonton dapat melihat bagaimana lagu tersebut tetap relevan meskipun ITZY telah melalui berbagai perubahan musik.
Penampilan ini juga menjadi kesempatan bagi MIDZY untuk bernyanyi bersama. Suara penonton membantu mengubah lagu populer tersebut menjadi salah satu momen paling meriah dalam konser.
Supernatural dan Imaginary Friend
Supernatural serta Imaginary Friend membawa suasana lebih emosional dan atmosferik. Kedua lagu memperlihatkan sisi ITZY yang berbeda dari pertunjukan penuh rap serta koreografi tajam.
Supernatural mempunyai nuansa misterius dengan vokal yang lebih lembut. Pencahayaan dan tata panggung dapat digunakan untuk memperkuat kesan tersebut selama penampilan.
Imaginary Friend menampilkan warna emosional yang membantu memperlihatkan kemampuan vokal para anggota. Lagu ini memberikan jeda dari intensitas bagian awal tanpa membuat perhatian penonton menurun.
Melalui kedua penampilan tersebut, konser menunjukkan bahwa ITZY tidak hanya bergantung pada lagu penuh energi. Mereka juga mampu membangun kedekatan melalui musik yang lebih tenang dan reflektif.
Lagu-Lagu dari Album Motto
Setlist konser turut menghadirkan beberapa lagu dari album Jepang Motto. Materi tersebut memberi variasi serta memperlihatkan perjalanan ITZY di pasar musik internasional.
Lagu seperti Asylum, Tangerine, Pocket, Undefined, dan LOOK menjadi bagian dari rangkaian penampilan. Setiap lagu menawarkan suasana berbeda dari rilisan Korea utama mereka.
Kehadiran lagu Jepang menunjukkan bahwa tur dirancang untuk merangkum katalog ITZY secara lebih luas. Penonton dapat mendengar materi yang mungkin jarang dibawakan melalui acara musik Korea.
Bagian tersebut juga memberikan kesempatan bagi anggota mengubah gaya kostum, pencahayaan, dan ekspresi panggung. Variasi membantu menjaga konser tetap segar sepanjang durasinya.
GOLD dan Lagu-Lagu Penuh Energi
GOLD menjadi salah satu lagu yang membawa kembali energi besar setelah bagian lebih atmosferik. Lagu tersebut mempunyai karakter kuat dan sesuai dengan citra percaya diri ITZY.
Penampilan GOLD dapat memanfaatkan layar visual, pencahayaan tajam, dan koreografi berskala penuh. Bagian ini mengembalikan suasana konser menuju pertunjukan yang lebih agresif.
Setlist kemudian berlanjut melalui lagu-lagu seperti Wild Wild West, In the Morning, THAT’S A NO NO, dan Sorry Not Sorry. Rangkaian tersebut menonjolkan sisi berani serta penuh sikap.
Lagu-lagu tersebut memberi kesempatan bagi Ryujin dan Yeji menampilkan karisma kuat, sementara Lia, Chaeryeong, dan Yuna menjaga keseimbangan vokal serta gerakan kelompok.
In the Morning dan Era GUESS WHO
In the Morning dikenal sebagai salah satu lagu ITZY dengan konsep lebih gelap. Lagu tersebut membawa pengaruh hip-hop dan permainan identitas melalui tema permainan mafia.
Dalam konser, lagu ini memberikan perubahan visual yang jelas. Kostum, pencahayaan, dan ekspresi dapat dibuat lebih tajam untuk menyesuaikan atmosfer musik.
Era GUESS WHO menjadi bagian penting dari perkembangan citra ITZY. Grup tersebut mulai memperlihatkan konsep yang lebih matang tanpa meninggalkan pesan percaya diri.
Penampilan lagu ini mengingatkan penonton terhadap perubahan yang telah terjadi sejak masa awal mereka. Konser menjadi ruang untuk melihat bagaimana koreografi lama dibawakan dengan pengalaman panggung yang lebih besar.
8-BIT HEART dan Pesan Menemukan Diri
8-BIT HEART merupakan lagu yang membahas usaha melepaskan diri dari rutinitas berulang dan menemukan kembali diri sendiri. Pesan tersebut sangat dekat dengan konsep utama album Tunnel Vision.
Lagu ini menggunakan gambaran dunia digital untuk menjelaskan perasaan terjebak dalam pola yang sama. ITZY mengajak pendengar berani keluar dari keadaan yang membatasi perkembangan.
Dalam konser, lagu tersebut dapat memperoleh dukungan visual seperti elemen permainan video dan grafis digital. Pendekatan itu membantu memperjelas identitas lagunya.
Pesannya juga mempunyai hubungan dengan MIDZY yang sedang menghadapi perubahan dalam kehidupan. Konser tidak hanya memberikan hiburan, tetapi membawa dorongan untuk bergerak menuju tujuan pribadi.
CAKE, SNEAKERS, dan LOCO
CAKE, SNEAKERS, dan LOCO menghadirkan bagian konser yang lebih cerah serta mudah dinikmati. Ketiga lagu tersebut mempunyai daya tarik besar untuk interaksi dengan penonton.
CAKE dikenal melalui pengulangan lirik yang mudah diikuti. Dalam konser, bagian tersebut dapat berubah menjadi momen bernyanyi bersama yang meriah.
SNEAKERS membawa pesan mengenai kebebasan bergerak berdasarkan pilihan sendiri. Nuansa cerahnya memberikan kontras terhadap konsep gelap beberapa lagu sebelumnya.
LOCO kembali meningkatkan intensitas melalui tema cinta yang penuh energi. Koreografi kuat membuat lagu tersebut tetap menjadi salah satu bagian penting dalam pertunjukan ITZY.
Not Shy dan Identitas Percaya Diri
Not Shy menjadi salah satu lagu yang mewakili identitas ITZY. Pesannya mendorong seseorang menyatakan keinginan secara jujur tanpa takut terhadap penolakan.
Koreografi cepat serta bagian rap memberikan energi besar dalam arena. Lagu ini juga memungkinkan penonton meneriakkan lirik bersama para anggota.
Meskipun telah dirilis beberapa tahun sebelum tur, Not Shy tetap sesuai dengan tema keberanian dan fokus. Lagu tersebut memperlihatkan konsistensi pesan dalam katalog ITZY.
Penampilannya menghubungkan berbagai generasi MIDZY. Penggemar lama dapat mengenang era sebelumnya, sementara penonton baru memperoleh kesempatan menikmati lagu tersebut melalui panggung konser penuh.
Setlist yang Menghubungkan Berbagai Era
Salah satu kekuatan konser berada pada setlist yang merangkum berbagai fase karier. Lagu era debut, rilisan populer, album Jepang, dan materi terbaru ditempatkan dalam satu perjalanan pertunjukan.
Urutan tersebut membantu penonton melihat perkembangan musik ITZY. Suara cerah pada masa awal perlahan berkembang menuju konsep yang lebih matang, eksperimental, dan emosional.
Setlist juga dirancang untuk menjaga ritme konser. Lagu penuh energi diselingi bagian vokal serta segmen komunikasi agar para anggota dan penonton mempunyai waktu untuk bernapas.
Melalui variasi tersebut, konser dapat dinikmati oleh penggemar lama maupun orang yang baru mengenal ITZY. Setiap bagian menawarkan lagu dengan karakter berbeda.
Konsep Album Tunnel Vision
Album Tunnel Vision membawa cerita mengenai fokus terhadap tujuan dan proses menemukan diri sendiri. Para anggota menggambarkan perjalanan menuju target meskipun harus melewati rasa takut dan ketidakpastian.
Judulnya menggunakan gambaran pandangan yang hanya terarah kepada satu titik. Dalam konteks positif, hal tersebut menggambarkan tekad kuat untuk tidak kehilangan tujuan.
Namun, konser juga menunjukkan bahwa perjalanan tidak dilakukan seorang diri. ITZY memperoleh dukungan dari para anggota, tim, serta MIDZY yang mengikuti perkembangan mereka.
Konsep tersebut diterapkan melalui visual, video penghubung, pemilihan lagu, dan susunan penampilan. Konser terasa seperti perjalanan dari keraguan menuju keyakinan.
Tata Panggung dan Visual Konser
Pertunjukan K-pop berskala arena membutuhkan panggung yang dapat mendukung koreografi sekaligus memberikan pandangan jelas dari berbagai sisi. Layar besar membantu penonton mengikuti ekspresi anggota dari tempat duduk yang jauh.
Pencahayaan berubah menyesuaikan karakter lagu. Warna gelap dan efek tajam digunakan untuk bagian penuh intensitas, sedangkan cahaya lebih lembut mendukung lagu emosional.
Segmen video atau VCR membantu menghubungkan perubahan konsep. Materi tersebut juga memberikan waktu bagi para anggota mengganti kostum sebelum kembali ke panggung.
Visual konser bukan hanya dekorasi. Setiap elemen membantu memperkuat pesan mengenai fokus, target, dan perjalanan menuju identitas yang lebih kuat.
Koreografi sebagai Kekuatan Utama ITZY
ITZY dikenal sebagai grup yang memberikan perhatian besar terhadap koreografi. Banyak lagu mereka menggunakan gerakan cepat, formasi rumit, dan perubahan posisi yang membutuhkan koordinasi tinggi.
Konser memungkinkan koreografi tersebut terlihat dalam skala lebih luas daripada panggung acara musik. Para anggota dapat menggunakan area berbeda dan berinteraksi lebih bebas dengan penonton.
Yeji, Ryujin, Chaeryeong, Yuna, dan Lia mempunyai gaya gerak yang berbeda. Ketika digabungkan, perbedaan tersebut memberikan karakter pada setiap bagian penampilan.
Kemampuan menjaga kestabilan vokal sambil bergerak menjadi salah satu daya tarik utama. Penonton dapat melihat stamina serta persiapan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan rangkaian lagu panjang.
Kekuatan Vokal dalam Pertunjukan Langsung
Selain tarian, konser memberikan ruang lebih besar bagi kemampuan vokal para anggota. Lagu-lagu emosional membantu Lia dan anggota lain menunjukkan warna suara yang tidak selalu terlihat dalam penampilan singkat.
Versi konser dapat menggunakan aransemen berbeda dari rekaman studio. Tambahan instrumen, perubahan tempo, atau bagian pembuka baru membuat lagu terasa lebih segar.
Suara penonton juga menjadi bagian dari pengalaman vokal. Fanchant dan nyanyian bersama menciptakan suasana yang tidak dapat ditemukan dalam versi album.
Interaksi tersebut membantu membangun hubungan antara ITZY dan MIDZY. Konser berubah dari pertunjukan satu arah menjadi pengalaman yang dibentuk bersama.
Interaksi ITZY dengan MIDZY
Segmen percakapan memberikan kesempatan bagi para anggota berbicara langsung kepada MIDZY. Mereka dapat membahas persiapan tur, rasa gugup, cerita di balik lagu, dan kebahagiaan kembali tampil bersama.
Karena Seoul menjadi kota pembuka, suasana emosional terasa lebih kuat. Para anggota memulai perjalanan panjang di hadapan penggemar yang telah mengikuti mereka sejak awal.
Momen lucu dan spontan membantu memperlihatkan kepribadian masing-masing anggota. Bagian tersebut menjadi penyeimbang dari koreografi yang sangat teratur.
Pada akhir konser, para anggota biasanya menyampaikan rasa terima kasih kepada penggemar dan tim produksi. Pesan tersebut memberikan penutup emosional setelah rangkaian penampilan penuh energi.
Siaran Langsung melalui Beyond LIVE
Pertunjukan terakhir di Seoul pada 15 Februari 2026 juga disiarkan melalui Beyond LIVE. Layanan tersebut memungkinkan penggemar internasional menyaksikan konser secara daring dalam waktu yang sama.
Siaran konser menggunakan beberapa sudut kamera agar penonton dapat melihat koreografi, ekspresi, serta tata panggung secara lebih dekat. Pengalaman ini berbeda dari menonton langsung dari satu posisi dalam arena.
Format digital memperluas jangkauan konser. MIDZY yang tidak memperoleh tiket atau tidak dapat melakukan perjalanan ke Korea Selatan tetap bisa mengikuti pembukaan tur.
Rekaman konser juga menjadi dokumentasi penting dari era Tunnel Vision. Penonton dapat kembali menikmati pertunjukan setelah jadwal langsung berakhir.
Tur Pertama setelah Born to Be
Tunnel Vision menjadi tur dunia pertama ITZY setelah Born to Be selesai pada Agustus 2024. Jarak sekitar satu setengah tahun memberi waktu bagi grup menyiapkan materi serta konsep baru.
Tur sebelumnya membawa ITZY menuju berbagai kota dan membantu memperkuat reputasi mereka sebagai grup dengan pertunjukan langsung kuat. Pengalaman tersebut digunakan untuk meningkatkan skala tur ketiga.
Kembalinya formasi lengkap juga mempunyai arti penting. Penggemar dapat melihat lima anggota tampil bersama dalam rangkaian konser global.
Pembukaan di Seoul menjadi titik awal sebelum grup melanjutkan perjalanan menuju kota lain. Setiap pemberhentian membawa konsep utama yang sama dengan penyesuaian terhadap lokasi dan penonton.
Jadwal Awal Tur Dunia Tunnel Vision
Setelah Seoul, rangkaian awal tur diumumkan berlanjut menuju Melbourne, Sydney, Auckland, Tokyo, Hong Kong, Kaohsiung, Bangkok, dan Manila. Jadwal tersebut mencakup sembilan wilayah dengan total dua belas pertunjukan awal.
Melbourne dijadwalkan pada 17 April 2026 dan Sydney pada 19 April. ITZY kemudian menuju Auckland pada 22 April sebelum menggelar dua konser di Tokyo pada 9 dan 10 Mei.
Hong Kong menjadi tujuan berikutnya pada 20 Juni, dilanjutkan Kaohsiung pada 27 Juni. Bangkok dan Manila dijadwalkan pada Juli 2026.
Pengumuman awal juga memberikan tanda bahwa lebih banyak pertunjukan dapat ditambahkan. Hal tersebut memperlihatkan ambisi tur untuk menjangkau MIDZY di berbagai wilayah.
Makna Konser Seoul bagi ITZY
Seoul merupakan kota tempat perjalanan ITZY dibangun sejak masa trainee dan debut. Membuka tur dunia di kota tersebut memberikan kesempatan bagi mereka memulai langkah baru di hadapan penggemar domestik.
Tiga konser berurutan menjadi perayaan terhadap perjalanan grup. Lagu-lagu dari berbagai album mengingatkan penonton terhadap perubahan yang telah mereka lewati bersama.
Konser ini juga berfungsi sebagai perkenalan terhadap arah tur. Tata panggung, setlist, kostum, serta konsep yang diperlihatkan di Seoul menjadi dasar bagi pertunjukan internasional berikutnya.
Bagi MIDZY, tayangan konser memberikan kesempatan melihat momen awal tersebut. Penonton tidak hanya menyaksikan lagu, tetapi menjadi saksi dimulainya babak baru dalam karier ITZY.
Genre Musik dalam Konser
Konser menampilkan perpaduan K-pop, dance-pop, hip-hop, elektronik, R&B, serta unsur rock. Variasi tersebut mencerminkan perkembangan musik ITZY dari masa debut hingga album terbaru.
Lagu penuh rap dan beat kuat memberikan ruang bagi koreografi intens. Sementara itu, lagu yang lebih lembut menonjolkan vokal serta hubungan emosional dengan penonton.
Perubahan genre juga memengaruhi tampilan panggung. Setiap segmen dapat mempunyai warna, kostum, dan pola gerakan berbeda.
Keragaman tersebut membantu menjaga perhatian penonton sepanjang konser. Pertunjukan tidak terasa seperti pengulangan satu konsep yang sama.
Daya Tarik ITZY 3rd World Tour Tunnel Vision in Seoul
Daya tarik utama tayangan ini adalah kesempatan menyaksikan pembukaan tur dunia ketiga ITZY. Konser tersebut memperlihatkan bagaimana materi album Tunnel Vision diterjemahkan menjadi pertunjukan arena.
Kehadiran lima anggota menjadi nilai penting bagi MIDZY. Yeji, Lia, Ryujin, Chaeryeong, dan Yuna membangun dinamika yang lengkap melalui vokal, rap, tarian, serta interaksi.
Setlist luas memungkinkan penonton menikmati lagu dari berbagai era. Hit seperti WANNABE, Not Shy, LOCO, dan In the Morning tampil bersama materi baru.
Tata panggung serta pengambilan gambar konser memberikan pengalaman dekat bagi penonton digital. Detail koreografi dan ekspresi dapat terlihat melalui sudut kamera berbeda.
Apakah Konser Ini Layak Ditonton?
ITZY 3rd World Tour Tunnel Vision in Seoul layak ditonton oleh MIDZY yang ingin mengikuti era terbaru ITZY secara lebih lengkap. Tayangan ini menawarkan pengalaman yang lebih panjang dibandingkan penampilan acara musik.
Penggemar koreografi K-pop dapat menikmati kemampuan lima anggota mempertahankan energi sepanjang konser. Setiap lagu mempunyai formasi dan karakter pertunjukan berbeda.
Penonton yang baru mengenal ITZY juga dapat menggunakan konser ini sebagai pengenalan terhadap katalog musik mereka. Setlist merangkum lagu populer, materi album terbaru, dan beberapa rilisan internasional.
Konser ini tidak mempunyai alur cerita seperti film drama. Daya tariknya berada pada musik, penampilan langsung, produksi visual, serta hubungan antara ITZY dan MIDZY.
Kesimpulan
ITZY 3rd World Tour Tunnel Vision in Seoul (2026) mendokumentasikan pembukaan tur dunia ketiga ITZY di Jamsil Indoor Stadium. Konser selama tiga hari tersebut menghadirkan Yeji, Lia, Ryujin, Chaeryeong, dan Yuna dalam pertunjukan yang menggabungkan materi baru serta berbagai lagu populer mereka.
Konsep Tunnel Vision membawa pesan mengenai fokus, keberanian, dan proses menemukan jati diri. Pesan tersebut disampaikan melalui setlist, koreografi, tata visual, aransemen, serta interaksi langsung bersama MIDZY.
Dengan penampilan lagu seperti Tunnel Vision, Girls Will Be Girls, WANNABE, Supernatural, GOLD, In the Morning, LOCO, dan Not Shy, tayangan ini menjadi dokumentasi penting dari era terbaru grup. Penggemar yang ingin merasakan energi konser pembuka tersebut dapat nonton ITZY 3rd World Tour Tunnel Vision in Seoul (2026) hingga selesai.
