Royally Screwed (2026)
Royally Screwed merupakan film komedi romantis tahun 2026 yang mempertemukan seorang pangeran pewaris takhta dengan pelayan kafe asal Manhattan. Hubungan yang bermula dari pertemuan tidak menyenangkan perlahan berkembang menjadi romansa serius yang harus menghadapi kewajiban kerajaan, perhatian media, dan perbedaan kehidupan mereka. Penonton dapat nonton Royally Screwed (2026) untuk mengikuti perjalanan Pangeran Nicholas dan Olivia Hammond dalam menentukan apakah cinta mereka mampu bertahan melawan aturan kerajaan.
nonton Royally Screwed (2026)
Royally Screwed menghadirkan kisah cinta modern dengan perpaduan humor, drama keluarga, kemewahan kerajaan, dan kehidupan masyarakat biasa. Ceritanya berpusat pada Pangeran Nicholas, calon penerus takhta Wessco yang harus menjalankan perintah keluarganya di tengah tekanan mengenai masa depan kerajaan.
Perjalanan Nicholas membawanya ke Manhattan, tempat ia bertemu Olivia Hammond. Olivia tidak mudah terkesan oleh gelar, kekayaan, atau pesona seorang pangeran sehingga interaksi pertama mereka berlangsung jauh dari harapan Nicholas.
Perbedaan tersebut justru menciptakan ketertarikan. Nicholas menemukan seseorang yang berani berbicara dengan jujur, sedangkan Olivia perlahan melihat sisi manusia di balik citra bangsawan yang sering muncul di media.
Sinopsis Royally Screwed
Pangeran Nicholas merupakan pewaris takhta kerajaan Wessco. Kehidupannya dipenuhi tugas resmi, harapan keluarga, aturan protokol, dan perhatian masyarakat yang membuat hampir seluruh tindakannya menjadi konsumsi publik.
Queen Lenora, nenek Nicholas sekaligus pemimpin kerajaan, memintanya pergi ke New York. Ia harus menyelesaikan persoalan keluarga dan membawa adiknya, Pangeran Henry, kembali menghadapi tanggung jawab kerajaan.
Di Manhattan, Nicholas memasuki sebuah kafe keluarga dan bertemu Olivia Hammond. Ia merupakan pelayan sekaligus perempuan yang berusaha mempertahankan usaha keluarganya di tengah masalah keuangan.
Pertemuan pertama mereka tidak berjalan romantis. Sikap Nicholas yang terbiasa memperoleh apa pun membuat Olivia marah, sementara jawaban tajam Olivia membuat sang pangeran menyadari bahwa perempuan tersebut tidak dapat diperlakukan seperti orang-orang di lingkungan istana.
Rasa penasaran membawa Nicholas kembali menemui Olivia. Hubungan mereka berkembang melalui percakapan, perdebatan, ketertarikan fisik, dan perasaan nyaman yang tidak ditemukan Nicholas dalam kehidupan kerajaan.
Namun, romansa antara seorang pangeran dan pelayan kafe tidak dapat berjalan tanpa konsekuensi. Media mulai memperhatikan Olivia, pihak kerajaan mempertanyakan kelayakan hubungan tersebut, dan Nicholas harus menentukan apakah dirinya akan memilih takhta atau perempuan yang dicintainya.
Olivia Hammond dan Kafe Keluarganya
Olivia Hammond merupakan perempuan mandiri yang bekerja keras mempertahankan kafe milik keluarganya. Usaha tersebut bukan sekadar tempat mencari penghasilan, tetapi juga bagian dari kenangan serta tanggung jawab yang diwariskan kepadanya.
Kondisi keuangan kafe membuat Olivia tidak mempunyai banyak waktu untuk memikirkan kehidupan romantis. Ia lebih sering memusatkan perhatian pada pelanggan, tagihan, persediaan, dan kebutuhan keluarganya.
Olivia juga dikenal melalui keterampilannya membuat pai. Makanan yang disajikan di kafe menjadi simbol kehidupan sederhana dan hangat yang sangat berbeda dari jamuan resmi dalam lingkungan kerajaan.
Ketika Nicholas datang, Olivia tidak melihatnya sebagai penyelamat. Ia menolak diperlakukan sebagai seseorang yang dapat dibeli dan memilih mempertahankan harga dirinya meskipun sedang menghadapi kesulitan ekonomi.
Pangeran Nicholas dan Beban sebagai Pewaris Takhta
Nicholas terlihat memiliki kehidupan yang diinginkan banyak orang. Ia mempunyai kekayaan, pengaruh, kedudukan, dan kebebasan memasuki berbagai lingkungan eksklusif.
Namun, status tersebut juga membawa beban besar. Masa depannya telah ditentukan oleh tradisi kerajaan, sedangkan hubungan pribadi yang dijalani harus mempertimbangkan kepentingan negara.
Ia terbiasa menghadapi orang yang memberikan perlakuan khusus karena gelarnya. Pertemuan dengan Olivia menjadi berbeda karena perempuan itu tidak takut mengkritik sikapnya dan tidak berusaha mendapatkan keuntungan dari kedekatan mereka.
Hubungan tersebut memaksa Nicholas melihat kembali arti kebebasan. Ia mulai mempertanyakan apakah menjadi raja berarti harus mengorbankan seluruh keinginan pribadi demi mempertahankan tradisi.
Pertemuan Pertama yang Jauh dari Romantis
Romansa Nicholas dan Olivia tidak dimulai melalui pesta kerajaan atau acara resmi. Mereka bertemu di lingkungan sederhana ketika Nicholas memasuki kafe tempat Olivia bekerja.
Nicholas awalnya menggunakan kepercayaan diri dan kekayaannya untuk mendekati Olivia. Namun, caranya berbicara justru menyinggung perempuan tersebut dan menghasilkan penolakan yang tidak biasa ia terima.
Olivia memperlihatkan bahwa gelar kerajaan tidak memberinya hak memperlakukan orang lain sesuka hati. Reaksi tersebut mengejutkan Nicholas sekaligus membuatnya semakin tertarik.
Pertemuan awal itu menentukan pola hubungan mereka. Olivia terus menantang sikap Nicholas, sementara sang pangeran perlahan belajar berbicara dan bertindak tanpa mengandalkan statusnya.
Jenny Boyd sebagai Olivia Hammond
Jenny Boyd memerankan Olivia Hammond, perempuan cerdas dan berani yang menjadi pusat romansa film. Ia membawa karakter yang mampu menyeimbangkan humor, ketegasan, kerentanan emosional, dan tanggung jawab terhadap keluarga.
Boyd dikenal melalui perannya sebagai Lizzie Saltzman dalam serial Legacies. Dalam film ini, ia memainkan tokoh yang berada jauh dari dunia supernatural dan harus menghadapi persoalan kehidupan, ekonomi, serta cinta.
Perubahan Olivia terlihat ketika ia mulai memberikan kesempatan kepada Nicholas. Meskipun tertarik, Olivia tetap memahami bahwa hubungan dengan calon raja dapat mengubah seluruh kehidupannya.
Penampilan Boyd membantu menunjukkan bahwa Olivia bukan sekadar perempuan biasa yang menunggu pangeran. Ia mempunyai tujuan, keluarga, pekerjaan, dan prinsip yang tidak ingin ditinggalkan demi kehidupan mewah.
Max Rinehart sebagai Pangeran Nicholas
Max Rinehart memerankan Pangeran Nicholas, calon raja Wessco yang berada di antara kewajiban dan keinginannya sendiri. Karakter tersebut diperkenalkan sebagai bangsawan percaya diri yang terbiasa mendapatkan perhatian.
Sikap Nicholas pada awal cerita dapat membuatnya terlihat sombong. Namun, hubungan dengan Olivia perlahan membuka rasa kesepian serta tekanan yang selama ini tersembunyi di balik gaya hidup kerajaan.
Rinehart membangun perkembangan Nicholas dari seorang pangeran yang mengandalkan pesona menjadi pria yang harus mempertanggungjawabkan pilihan. Ia belajar bahwa cinta tidak dapat dipertahankan hanya melalui hadiah atau janji indah.
Konflik terbesarnya muncul ketika hubungan dengan Olivia mulai berhadapan dengan masa depan takhta. Nicholas harus menentukan apakah ia dapat menjalankan tugas kerajaan tanpa kehilangan kehidupan pribadi yang baru ditemukan.
Shohreh Aghdashloo sebagai Queen Lenora
Shohreh Aghdashloo tampil sebagai Queen Lenora, nenek Nicholas sekaligus pemimpin keluarga kerajaan. Lenora mempunyai tugas menjaga kestabilan takhta dan memastikan pewaris berikutnya memahami tanggung jawabnya.
Queen Lenora tidak hanya digambarkan sebagai penguasa yang keras. Ia juga merupakan anggota keluarga yang berusaha menyeimbangkan kepentingan kerajaan dengan kebahagiaan cucunya.
Kehadiran Olivia memunculkan persoalan yang tidak dapat diselesaikan hanya melalui perasaan. Sang ratu harus mempertimbangkan reaksi masyarakat, tradisi, media, dan masa depan pemerintahan.
Suara serta pembawaan Aghdashloo memberikan wibawa kuat kepada karakter tersebut. Setiap percakapan dengan Nicholas mengingatkan bahwa keputusan pribadi seorang calon raja selalu mempunyai dampak publik.
Pemain Pendukung Royally Screwed
Harry Jarvis turut bergabung dalam jajaran pemeran dan menghidupkan bagian dari lingkungan keluarga kerajaan. Kehadiran karakter pendukung membantu memperlihatkan bahwa persoalan Nicholas tidak hanya berhubungan dengan Olivia, tetapi juga dengan anggota keluarganya.
Grant Rosenmeyer tampil sebagai salah satu karakter yang berkaitan dengan kehidupan Olivia di Manhattan. Ia membantu menghadirkan sisi pertemanan dan kehidupan sehari-hari yang tidak ditemukan dalam lingkungan istana.
Film ini juga dibintangi Emma Johnsey-Smith, Tom Cox, Isabella Nefar, dan sejumlah pemeran lainnya. Mereka mengisi dunia kerajaan, lingkungan kafe, keluarga, serta pihak-pihak yang terkena dampak hubungan Nicholas dan Olivia.
Para karakter pendukung turut menciptakan humor dan konflik. Sebagian mendukung hubungan tersebut, sedangkan yang lain melihat romansa mereka sebagai ancaman terhadap kewajiban kerajaan.
Hubungan Cinta yang Terhalang Perbedaan Status
Perbedaan status menjadi penghalang utama bagi Nicholas dan Olivia. Nicholas hidup dalam dunia protokol dan kewajiban, sedangkan Olivia terbiasa bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kehidupan mereka juga mempunyai ukuran keberhasilan yang berbeda. Nicholas harus mempertimbangkan citra negara, sementara Olivia lebih memikirkan keluarga dan keberlangsungan kafe.
Ketika hubungan menjadi serius, Olivia tidak hanya harus menyesuaikan diri dengan Nicholas. Ia harus menghadapi pengawasan publik, aturan kerajaan, dan orang-orang yang menganggap dirinya tidak sesuai mendampingi calon raja.
Nicholas juga perlu memahami bahwa Olivia tidak dapat begitu saja meninggalkan kehidupannya. Cinta mereka hanya dapat bertahan apabila keduanya bersedia melakukan pengorbanan secara seimbang.
Media dan Perhatian Publik
Hubungan seorang pewaris takhta selalu menarik perhatian media. Ketika kedekatan Nicholas dan Olivia diketahui, kehidupan pribadi mereka segera berubah menjadi berita yang dapat dilihat banyak orang.
Olivia tidak terbiasa menghadapi fotografer, rumor, dan komentar mengenai penampilan serta latar belakangnya. Setiap tindakan dapat diterjemahkan sebagai bukti bahwa ia layak atau tidak layak berada bersama seorang pangeran.
Tekanan tersebut menciptakan ketegangan dalam hubungan. Nicholas telah hidup dengan perhatian publik sejak kecil, sedangkan Olivia harus mempelajari dampaknya dalam waktu singkat.
Film menunjukkan bahwa kehidupan kerajaan tidak hanya berisi pesta dan istana. Hilangnya privasi menjadi harga yang harus dibayar oleh siapa pun yang masuk ke dalam keluarga tersebut.
Tradisi Kerajaan Melawan Keinginan Pribadi
Tradisi menjadi bagian penting dalam konflik film. Nicholas tidak bebas memilih masa depan seperti orang biasa karena dirinya dipersiapkan menjadi penerus takhta.
Pernikahan seorang calon raja dapat memengaruhi legitimasi, citra, dan hubungan politik kerajaan. Karena itu, keputusan mengenai pasangan tidak dianggap sebagai persoalan pribadi sepenuhnya.
Olivia mewakili kemungkinan perubahan terhadap aturan lama. Ia tidak berasal dari keluarga bangsawan, tetapi mempunyai kecerdasan, keberanian, dan kemampuan memahami orang lain.
Hubungan mereka menimbulkan pertanyaan apakah tradisi harus dipertahankan tanpa perubahan. Film menggunakan romansa tersebut untuk memperlihatkan benturan antara sistem lama dan harapan kehidupan modern.
Keluarga sebagai Bagian Penting Cerita
Baik Nicholas maupun Olivia hidup dengan tanggung jawab keluarga. Nicholas harus menjaga masa depan kerajaan, sedangkan Olivia berusaha mempertahankan usaha yang menjadi sumber kehidupan keluarganya.
Kesamaan tersebut membantu mereka saling memahami. Meskipun bentuk tanggung jawabnya berbeda, keduanya mengetahui bagaimana rasanya menempatkan kebutuhan orang lain di atas keinginan pribadi.
Queen Lenora mewakili tekanan keluarga di pihak Nicholas. Ia memahami beban kepemimpinan dan ingin memastikan sang cucu tidak membuat keputusan yang dapat merugikan kerajaan.
Kafe keluarga menjadi lambang tanggung jawab Olivia. Meninggalkan tempat tersebut demi kehidupan kerajaan berarti melepaskan bagian penting dari identitas serta hubungan yang telah ia bangun.
Diadaptasi dari Novel Karya Emma Chase
Royally Screwed diadaptasi dari novel romantis karya Emma Chase. Buku tersebut merupakan bagian pertama dari seri Royally yang mengikuti hubungan cinta para anggota kerajaan Wessco.
Kisah dalam novel dikenal melalui perpaduan humor, dialog tajam, romansa dewasa, dan konflik mengenai kewajiban kerajaan. Adaptasi film mempertahankan Nicholas dan Olivia sebagai pusat cerita.
Emma Chase juga terlibat sebagai produser sehingga proses adaptasi tetap mempunyai hubungan dengan materi aslinya. Joany Kane dan Tosca Musk menangani skenario untuk menerjemahkan cerita buku ke format film.
Pembaca novel dapat menemukan berbagai unsur yang sudah dikenal, termasuk kafe Olivia, keluarga kerajaan Wessco, dan pilihan sulit Nicholas. Namun, beberapa bagian mengalami penyesuaian agar sesuai dengan durasi serta struktur film.
Seri Royally dan Kemungkinan Cerita Lanjutan
Novel Royally Screwed bukan satu-satunya cerita dalam dunia kerajaan Wessco. Emma Chase melanjutkan seri tersebut melalui buku-buku yang berfokus pada karakter serta pasangan berbeda.
Judul lain dalam seri itu mencakup Royally Matched, Royally Endowed, dan Royally Yours. Setiap cerita memperluas kehidupan keluarga kerajaan dan orang-orang yang berada di sekitarnya.
Film 2026 dapat berfungsi sebagai pengenalan terhadap dunia tersebut. Hubungan Nicholas dan Olivia membuka berbagai kemungkinan cerita mengenai anggota keluarga lain.
Meskipun demikian, kelanjutan adaptasi tetap bergantung pada keputusan resmi Passionflix. Penonton perlu menunggu pengumuman apabila film dari buku berikutnya benar-benar diproduksi.
Sophia Kiapos sebagai Sutradara
Royally Screwed disutradarai oleh Sophia Kiapos. Film ini menjadi debutnya sebagai sutradara untuk produksi film panjang.
Kiapos harus menyeimbangkan dua dunia yang berbeda, yaitu kehidupan sederhana Olivia di Manhattan dan lingkungan kerajaan Nicholas. Perbedaan visual tersebut membantu memperjelas jarak sosial di antara keduanya.
Penyutradaraan juga memberikan perhatian besar kepada interaksi pemeran utama. Romansa film bergantung pada percakapan, humor, konflik, dan kemampuan Jenny Boyd serta Max Rinehart membangun hubungan yang meyakinkan.
Lokasi mewah, kostum kerajaan, dan adegan formal digunakan untuk memberikan nuansa dongeng modern. Namun, konflik karakter tetap didasarkan pada pilihan manusia mengenai keluarga, pekerjaan, dan masa depan.
Skenario Joany Kane dan Tosca Musk
Skenario film ditulis oleh Joany Kane dan Tosca Musk berdasarkan novel Emma Chase. Keduanya menyusun kembali cerita romantis yang cukup panjang menjadi film berdurasi kurang dari dua jam.
Dialog menjadi bagian penting karena Olivia dan Nicholas membangun ketertarikan melalui perdebatan serta humor. Cara mereka berbicara memperlihatkan perbedaan latar belakang tanpa harus selalu dijelaskan secara langsung.
Naskah juga memberikan ruang bagi konflik keluarga dan kerajaan. Hubungan cinta tidak dipisahkan dari tanggung jawab Nicholas sebagai pewaris maupun kebutuhan Olivia mempertahankan hidupnya sendiri.
Tosca Musk turut bertindak sebagai produser dan dikenal sebagai pendiri Passionflix. Layanan tersebut berfokus pada adaptasi novel romantis yang mempertahankan unsur penting dari buku sumbernya.
Manhattan dan Kerajaan Wessco sebagai Latar
Manhattan menjadi tempat pertemuan Nicholas dan Olivia. Lingkungan kafe yang ramai serta kehidupan kota memberikan suasana modern yang jauh dari aturan kerajaan.
Wessco merupakan kerajaan fiktif yang menjadi rumah Nicholas dan Queen Lenora. Istana, kegiatan resmi, serta tradisi keluarga memberikan skala lebih besar bagi konflik romantis mereka.
Perpindahan antara kedua lokasi memperlihatkan perubahan yang dialami Olivia. Ia bergerak dari rutinitas pelayanan pelanggan menuju dunia yang dipenuhi protokol, pakaian resmi, dan perhatian publik.
Nicholas juga mengalami perubahan ketika berada di Manhattan. Jauh dari istana, ia dapat menjalani kehidupan yang lebih bebas dan dikenal Olivia sebagai seorang pria, bukan hanya sebagai pewaris takhta.
Kostum dan Suasana Kerajaan
Kostum menjadi bagian penting dalam membangun perbedaan dunia para karakter. Nicholas sering tampil dalam pakaian formal yang menunjukkan posisinya sebagai bangsawan.
Olivia pada awalnya menggunakan pakaian yang sesuai dengan kehidupan serta pekerjaannya di kafe. Ketika memasuki lingkungan kerajaan, penampilannya berubah tanpa sepenuhnya menghilangkan kepribadian aslinya.
Queen Lenora membawa pakaian yang memperkuat wibawa serta kedudukannya. Detail kostum membantu penonton memahami hierarki kerajaan sebelum karakter menjelaskan aturan secara langsung.
Istana dan lokasi mewah memberikan suasana dongeng, tetapi film tetap mempertahankan latar modern. Telepon, media, dan tekanan publik memastikan bahwa kerajaan tersebut tidak terasa terpisah dari kehidupan masa kini.
Musik yang Mendukung Romansa
Musik digunakan untuk mendukung perubahan hubungan Nicholas dan Olivia. Adegan ringan memperoleh iringan yang menonjolkan humor, sementara konflik keluarga menghadirkan suasana lebih emosional.
Produksi film ini juga menggunakan orkestra langsung. Pendekatan tersebut membantu menciptakan nuansa megah yang sesuai dengan latar keluarga kerajaan.
Musik romantis tidak hanya muncul dalam adegan istana. Momen sederhana di kafe atau percakapan pribadi juga memperoleh perhatian sehingga hubungan kedua karakter tetap menjadi pusat cerita.
Makna Judul Royally Screwed
Judul Royally Screwed menggunakan permainan kata yang berkaitan dengan status kerajaan Nicholas sekaligus keadaan rumit yang dialami para karakter. Pertemuan mereka membuat kehidupan yang telah terencana berubah secara drastis.
Nicholas berada dalam masalah karena jatuh cinta kepada seseorang yang tidak sesuai dengan harapan tradisional keluarga kerajaan. Olivia juga menghadapi kekacauan setelah kehidupannya menjadi perhatian media.
Judul tersebut mencerminkan gaya humor dewasa dari cerita. Romansa mereka dipenuhi ketertarikan kuat, kesalahan, pertengkaran, dan keputusan yang tidak selalu mudah.
Pada akhirnya, masalah terbesar bukan sekadar perbedaan status. Keduanya harus menentukan apakah mereka cukup berani mengubah rencana hidup demi mempertahankan hubungan.
Genre dan Klasifikasi Usia
Royally Screwed berada dalam genre komedi, drama, dan romansa. Ceritanya menggabungkan hubungan cinta, konflik keluarga kerajaan, humor dewasa, serta tekanan sosial.
Film memperoleh klasifikasi R di Amerika Serikat. Kandungannya mencakup adegan seksual, ketelanjangan, bahasa kasar, konsumsi alkohol, dan materi romantis untuk penonton dewasa.
Karena itu, film ini berbeda dari romansa kerajaan ramah keluarga yang biasa ditayangkan di televisi. Adaptasinya mempertahankan sifat dewasa dari novel karya Emma Chase.
Bahasa utama film adalah bahasa Inggris. Pilihan subtitle dapat berbeda sesuai platform serta wilayah tempat penonton mengaksesnya.
Durasi dan Jadwal Rilis
Royally Screwed mempunyai durasi sekitar satu jam 56 menit. Durasi tersebut memberikan ruang untuk memperkenalkan kehidupan Olivia, tanggung jawab Nicholas, perkembangan romansa, dan konflik mengenai takhta.
Film ini dirilis secara digital melalui Passionflix pada 12 Februari 2026. Jadwal tersebut berdekatan dengan Hari Valentine dan sesuai dengan tema romansa modern yang diusungnya.
Film juga tersedia melalui Prime Video di sejumlah wilayah dengan pilihan akses melalui saluran Passionflix, penyewaan, atau pembelian. Ketersediaan dapat berbeda berdasarkan negara dan layanan pengguna.
Penonton sebaiknya memeriksa katalog terbaru untuk mengetahui pilihan subtitle, kualitas video, klasifikasi usia, serta metode akses yang tersedia di wilayah masing-masing.
Daya Tarik Royally Screwed
Daya tarik utama film berasal dari hubungan dua orang yang hidup dalam dunia sangat berbeda. Nicholas memiliki kekuasaan tetapi tidak bebas menentukan masa depan, sedangkan Olivia mempunyai kebebasan pribadi tetapi menghadapi tekanan keuangan.
Jenny Boyd dan Max Rinehart membawa hubungan tersebut melalui dialog tajam serta perubahan emosi. Chemistry keduanya menjadi bagian penting karena hampir seluruh konflik bergantung pada keyakinan penonton terhadap romansa mereka.
Kehadiran Shohreh Aghdashloo memberikan kekuatan tambahan kepada jajaran pemeran. Queen Lenora bukan hanya penghalang bagi hubungan, tetapi juga karakter yang memahami harga dari sebuah tanggung jawab kerajaan.
Film ini juga menarik bagi pembaca novel Emma Chase. Adaptasinya menawarkan kesempatan melihat Olivia, Nicholas, Queen Lenora, dan kerajaan Wessco hadir dalam bentuk visual.
Apakah Royally Screwed Layak Ditonton?
Royally Screwed dapat menjadi pilihan bagi penonton yang menyukai kisah cinta antara bangsawan dan masyarakat biasa. Ceritanya menawarkan fantasi romantis, lokasi mewah, humor, dan konflik mengenai kewajiban kerajaan.
Film ini lebih sesuai bagi penonton dewasa karena mempertahankan unsur sensual dari novel. Orang yang mengharapkan romansa kerajaan sepenuhnya ramah keluarga perlu memperhatikan klasifikasi usianya.
Penggemar pola cerita opposites attract dapat menikmati perbedaan antara Nicholas dan Olivia. Hubungan mereka dimulai melalui konflik sebelum berkembang menjadi kedekatan emosional.
Walaupun hasil romansa dapat diperkirakan, perjalanan karakter tetap memberikan daya tarik. Pertanyaan terbesarnya bukan hanya apakah mereka saling mencintai, tetapi apakah cinta tersebut dapat berdampingan dengan takhta.
Kesimpulan
Royally Screwed (2026) mengikuti Pangeran Nicholas, pewaris kerajaan Wessco yang bertemu Olivia Hammond saat menjalankan tugas keluarga di Manhattan. Olivia merupakan pelayan kafe cerdas yang tidak mudah terpesona oleh gelar maupun kekayaan sang pangeran.
Hubungan mereka berkembang dari pertemuan tidak menyenangkan menjadi romansa yang serius. Namun, perbedaan status, perhatian media, tuntutan Queen Lenora, dan masa depan takhta membuat Nicholas harus mengambil keputusan yang dapat mengubah hidup mereka.
Dengan arahan Sophia Kiapos serta penampilan Jenny Boyd, Max Rinehart, Shohreh Aghdashloo, Harry Jarvis, dan Grant Rosenmeyer, film ini menawarkan perpaduan komedi romantis, drama kerajaan, serta fantasi cinta modern. Penonton yang ingin mengetahui apakah Nicholas memilih kerajaan atau kehidupan bersama Olivia dapat nonton Royally Screwed (2026) hingga akhir.
