Please enter keywords
Please enter keywords
Dalam salah satu kebetulan sejarah yang menakjubkan, “lumière”—kata dalam bahasa Prancis yang berarti “cahaya”—juga merupakan nama keluarga dari Auguste dan Louis, dua bersaudara yang penemuan briliannya, yaitu sinematograf, turut membantu melahirkan bentuk seni yang paling dicintai selama 130 tahun terakhir. Direktur Institut Lumière, Thierry Frémaux, menggunakan buku *Lumière, Le Cinema!* untuk memandu pembaca menelusuri lebih dari seratus film pendek—beberapa di antaranya terkenal, beberapa terlupakan, dan beberapa belum pernah ditayangkan sebelumnya—yang disutradarai oleh Lumière dan rekan-rekannya. Dalam prosesnya, Frémaux menyoroti bagaimana kedua bersaudara tersebut memanfaatkan kamera sebagai alat kreatif saat mereka (dan para operatornya) menguasai komposisi bingkai, penyutradaraan, dan pemilihan subjek untuk film-film dokumenter mikro yang menggambarkan kehidupan sehari-hari maupun yang eksotis, serta film fiksi pertama dalam sejarah. Hasilnya bukan hanya sebuah kisah ulang yang megah tentang asal-usul sinema, tetapi juga renungan mendalam tentang dunia indah yang terekam—serta dunia misterius yang dibayangkan—oleh keluarga Lumière.
There are no reviews yet.